Kendari, Sultrademo.co — Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Press Release Akhir Tahun di Aula Dachara Polda Sultra, Senin (30/12/2024). Dalam kegiatan ini, Kapolda Sultra Irjen Pol Dwi Irianto memaparkan berbagai pencapaian dan tantangan selama tahun 2024, termasuk fokus pada agenda nasional seperti Pemilu dan Pilkada serentak.
“Agenda ini cukup menguras energi, tetapi berkat kerja keras dan sinergi semua pihak, kami mampu menjalankan tugas dengan baik,” ujar Dwi Irianto.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah wartawan dan pimpinan organisasi profesi media di Kota Kendari. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya transparansi kinerja Polda Sultra kepada masyarakat.
Kapolda Sultra menjelaskan, kasus perjudian online menjadi salah satu prioritas penanganan pada tahun ini. Polda berhasil mengungkap 11 kasus yang melibatkan 15 tersangka, termasuk seorang selebgram lokal. Untuk mencegah aktivitas serupa, Polda telah mengajukan pemblokiran terhadap 1.660 situs terkait judi online.
Selain itu, tindak pidana perdagangan orang (TPPO) juga menjadi perhatian utama. Sepanjang 2024, Polda Sultra mengungkap 11 kasus TPPO dengan menetapkan 12 tersangka. Sebagian besar tersangka berperan sebagai mucikari.
“Hal ini mencerminkan komitmen kuat kami dalam memberantas kejahatan yang merugikan masyarakat,” kata Dwi Irianto.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Sultra juga memberikan apresiasi kepada media yang berperan penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Sinergi dengan media sangat membantu kami selama 2024. Terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin,” ujarnya.
Melalui Press Release Akhir Tahun ini, Polda Sultra berharap dapat terus membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Dengan berbagai tantangan yang telah dihadapi, Dwi Irianto optimistis kerja sama antara kepolisian, masyarakat, dan media akan semakin kuat di tahun mendatang.










