Siska Karina Imran Bangkitkan Literasi Kota Kendari

Kendari, Sultrademo.co — Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan secara resmi memulai pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Umum Daerah Kota Kendari dengan menggelar acara Groundbreaking atau peletakan batu pertama, Sabtu (17/5/2025), di Jalan Malaka, Kompleks Praja II, Kota Kendari.

Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Inarto, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Andi Dadjeng, jajaran pejabat OPD, tokoh masyarakat, akademisi, hingga berbagai elemen komunitas literasi.

Bacaan Lainnya
 

Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan bahwa pembangunan perpustakaan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah kota dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan ruang literasi yang layak, modern, dan inklusif.

“Pembangunan perpustakaan ini adalah respon terhadap kebutuhan pemustaka di Kota Kendari. Kami ingin menghadirkan ruang yang bukan hanya menyediakan buku, tapi juga membangun semangat literasi dan pengetahuan bagi semua,” ujar Siska.

Menariknya, pembangunan gedung ini tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Kendari. Seluruh pembiayaan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Pusat.

“Sebagai pemerintah kota, kami mendukung penuh pembangunan ini. Insyaallah jika berjalan lancar, pembangunan bisa selesai pada bulan Oktober tahun ini,” tambah Wali Kota.

Siska juga menekankan bahwa tantangan literasi di Kota Kendari bukan karena rendahnya minat baca, melainkan kurangnya akses dan fasilitas pendukung.

“Literasi kita tidak rendah, hanya saja perlu lebih banyak ruang dan fasilitas untuk mengakomodasi semangat literasi masyarakat,” katanya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari, Andi Dadjeng, menyampaikan bahwa gedung ini dirancang sebagai pusat literasi modern dengan konsep digital dan inklusif. Fasilitas yang akan hadir di antaranya ruang baca terbuka, koleksi digital, co-working space, ruang ramah anak, area disabilitas, hingga ruang diskusi komunitas.

“Ini bukan perpustakaan biasa. Gedung ini akan menjadi ikon literasi Kota Kendari, pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang terbuka untuk semua lapisan masyarakat,” ujar Andi.

Pihaknya berharap, perpustakaan ini dapat menjadi ruang terbuka yang memberi kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan, kreativitas, dan daya saing masyarakat Kendari.

Puncak acara ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Kendari, dilanjutkan oleh Ketua DPRD dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Penandatanganan prasasti menjadi simbol dimulainya pembangunan yang penuh harapan ini.

Dengan hadirnya Gedung Layanan Perpustakaan Umum Daerah yang modern dan inklusif, Pemerintah Kota Kendari berharap semangat membaca, menulis, dan belajar akan semakin tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.

Laporan: Rabiah Al-adawiyah Yusuf, Maulidian Isti (Magang)

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait