Kendari, Sultrademo.co — Seleksi Tilawatil Qur’an dan Al-Hadits (STQH) ke-XXVIII tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara resmi ditutup pada Kamis (26/6/2025) malam di Hotel Azizah Syariah Kendari.
Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua, secara simbolis menutup perhelatan akbar ini yang dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala daerah, pimpinan instansi vertikal, organisasi keagamaan, serta seluruh peserta dan pimpinan kafilah dari 17 kabupaten/kota.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Muhamad Saleh, dalam sambutannya menegaskan bahwa STQH bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wahana spiritual dan edukatif untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan Hadits.
“STQH ini adalah momentum untuk membumikan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan masyarakat. Bukan sekadar mencari pemenang, tapi bagaimana ajaran Al-Qur’an dan Hadits benar-benar menjadi landasan moral generasi kita,” ujar Saleh di hadapan para hadirin.
Ia menyebut, suksesnya penyelenggaraan STQH di tingkat provinsi menjadi bukti nyata semangat masyarakat Sulawesi Tenggara dalam membina generasi Qur’ani yang diharapkan mampu menjadi pilar pembangunan bangsa berlandaskan akhlak mulia.
Dalam acara penutupan tersebut, H. Muhamad Saleh juga berkesempatan menyerahkan langsung hadiah kepada para pemenang dari berbagai cabang lomba. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta, khususnya yang berhasil menjadi juara.
“Kepada para juara, saya ucapkan selamat atas prestasi yang diraih. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus belajar, memperdalam ilmu, dan menjaga amanah ini dengan rendah hati,” ujar Saleh.
Namun demikian, ia juga memberikan semangat kepada para peserta yang belum berhasil meraih prestasi terbaik. “Jangan berkecil hati. Teruslah berlatih dan tingkatkan semangat dalam mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an dan Hadits,” imbuhnya.
Mengakhiri sambutannya, Kakanwil Kemenag Sultra menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya STQH tahun ini. Mulai dari panitia pelaksana, dewan hakim, pemerintah daerah, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), hingga seluruh unsur masyarakat yang terlibat dalam proses penyelenggaraan.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia, dewan hakim, pemerintah daerah, LPTQ, dan semua pihak yang telah berkontribusi. Tanpa dukungan kolektif, kegiatan ini tidak akan terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menutup sambutannya dengan doa dan harapan agar nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits senantiasa menjadi pedoman bersama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Semoga kita semua senantiasa mendapat berkah dari Al-Qur’an dan Hadits serta menjadi bagian dari umat yang terus menjunjung tinggi nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” pungkasnya.
Laporan: Muhammad Sulhijah










