Tingkatkan Etika Pelayanan, Wakil Wali Kota Kendari Tekankan Pentingnya ASN Bersikap Humanis

Ketgam : Wakil Wali Kota pimpin apel gabungan lingkup Pemkot Kendari

Kendari, Sultrademo.co – Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, memimpin apel gabungan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Kendari, Senin (21/7), sebagai upaya memperkuat disiplin dan etika pelayanan publik di lingkungan Pemkot.

Dalam arahannya, Sudirman menyoroti pentingnya sikap ramah dan pelayanan yang humanis bagi seluruh ASN. Menurutnya, pelayanan publik yang baik bukan hanya soal prosedur, tapi juga soal sikap.

Bacaan Lainnya
 

“Kalau ada tamu datang ke kantor, jangan cuma disuruh cari sendiri ruangan atau orang yang ingin ditemui. Harusnya kita antar sampai ke tempatnya,” tegasnya.

Sudirman menekankan bahwa masyarakat tidak akan membedakan antara satu dinas dengan yang lain. Bagi publik, yang mereka kenal hanyalah ASN atau Pemkot Kendari secara keseluruhan.

“Jadi semua ASN harus saling membantu. Jangan saling lempar tanggung jawab hanya karena beda instansi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Sudirman juga menyampaikan apresiasi kepada Satpol PP dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang dinilainya telah menunjukkan kinerja yang cepat dan tanggap di berbagai situasi.

Tak hanya soal pelayanan publik, ia juga menyinggung soal ketertiban administrasi, khususnya terkait kewajiban membayar pajak kendaraan dinas. Ia meminta seluruh kepala OPD memastikan kendaraan operasional yang digunakan berada dalam status taat pajak.

“Ini soal tanggung jawab institusi terhadap negara. Jangan sampai ada kendaraan dinas yang belum bayar pajak,” kata mantan Anggota DPRD Sulawesi Tenggara ini.

Melalui apel gabungan ini, Pemkot Kendari berharap tercipta birokrasi yang tidak hanya profesional, tapi juga lebih dekat dengan masyarakat.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait