TP PKK Kota Kendari Gelar Pelatihan Penanganan Sampah Rumah Tangga

Foto bersama dalam giat Pelatihan Penanganan Sampah Rumah Tangga tahun 2025

Kendari, Sultrademo.co Ketua TP PKK Kota Kendari, Ny. Shintya Putri Anawula Sudirman, secara resmi membuka Pelatihan Penanganan Sampah Rumah Tangga tahun 2025. Kegiatan ini digelar di salah satu hotel di Kota Kendari, Selasa (3/6/2025).

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan.

Bacaan Lainnya
 

“Ini bentuk komitmen dan kepedulian kita terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat,” kata Shintya dalam sambutannya.

Menurutnya, persoalan sampah bukan hanya soal estetika, tapi juga berdampak serius terhadap kesehatan dan lingkungan.

“Produksi sampah di Kota Kendari mencapai 200 ton per hari. Ini angka yang besar, apalagi masyarakat masih banyak yang belum memilah sampah dan membuangnya sembarangan,” ujarnya.

Karena itu, ia menegaskan perlunya upaya bersama untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Shintya berharap pelatihan ini bisa memberi manfaat besar bagi peserta dan mendorong perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah.

“Semoga kita semua bisa berkontribusi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Nining Kurnia, menyampaikan bahwa pelatihan ini hanya berlangsung selama satu hari.

Peserta berasal dari perwakilan Pokja III Tim Penggerak PKK se-Kota Kendari. Terdiri dari 11 orang perwakilan tiap kecamatan dan 65 orang dari tiap kelurahan.

“Total ada puluhan peserta yang ikut. Harapannya, ilmu dari pelatihan ini bisa disebarluaskan di wilayah masing-masing,” ujar Nining.

Laporan: Nurhani Hamid
Editor: Muhammad Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait