Wali Kota Kendari Launching Program Pendidikan Dan Psiko Edukasi Di LPKA Kelas II Kendari

Ketgam : Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir saat melaunching secara resmi program pendidikan dan paiko edukasi

Kendari, Sultrademo.co – Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir launching Program Pendidikan dan Psiko Edukasi untuk anak-anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Kendari yang berlokasi di Jalan Nanga-nanga, Kelurahan Baruga, Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari, Kepala Disdalduk dan KB Kota Kendari, Generasi Berencana (Genre) dan Forum Anak Sulawesi Tenggara (Fastra).

Bacaan Lainnya
 

Sebanyak 43 anak binaan LPKA Kelas II Kendari menerima hak pendidikan dalam program tersebut. Selain itu, anak-anak binaan LPKA Kelas II Kendari dalam pencapaiannya telah menggandeng institut atau perguruan tinggi guna memberikan beasiswa pendidikan bagi anak-anak LPKA tersebut.

“Dengan hadirnya lapas anak ini, kita berharap ini nanti bisa merubah mereka menjadi generasi-generasi yang lebih positif dan berkontribusi serta membanggakan nanti kita di daerah,” ungkap Wali Kota Kendari.

Lanjut kata Wali Kota, dalam menangani anak binaan LPKA itu, tidak dapat disamakan dengan yang lain sebab menurutnya mereka tetap anak-anak yang memiliki masa depan dan memiliki perjalanan yang panjang.

Untuk  memberikan dukungan terhadap anak binaan LPKA itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk dan KB) Kota Kendari bekerja sama untuk memberikan pendampingan Psiko Edukasi terhadap mereka.

“Karena kan yang paling utama dari mereka itu mentalnya, mindsetnya, cara berfikirnya kita buat lebih positif. Kita buat agar dirinya bermanfaat untuk dirinya bahkan orang lain,” ucapnya, Kamis (20/5).

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait