Kendari, Sultrademo.co – Sebagai upaya antisipasi penyebaran Covid-19 ditengah arus balik setelah libur lebaran idul fitri 1442 Hijriah, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari melakukan uji usap tes antigen kepada warga yang melintas di perbatasan.
Kepala Dinkes Kendari drg Rahminingrum mengatakan sebelum usap antigen dilakukan, timnya yang berjaga di perbatasan terlebih dahulu akan mengukur suhu tubuh warga yang melintas. Jika di atas 37,5 derajat celcius, maka langsung diusap antigen.
“Jika ada warga yang suhu tubuhnya diatas 37,5 derajat celcius maka petugas di perbatasan akan mengarahkan warga tersebut ke puskesmas terdekat untuk dilakukan uji usap antigen guna memastikan apakah terinfeksi Covid-19 atau tidak,” ujar Rahminingrum.
Meski timnya tidak selalu berada 24 jam di perbatasan, namun ia menjamin bahwa Dinas Kesehatan bersama pihak terkait seperti TNI-Polri, Satpol PP, BPBD, dan Dinas Perhubungan terus melakukan pengetatan di gerbang perbatasan kota, seperti Puuwatu-Konawe, Kendari-Ranomeeto, dan Kendari-Konda.
“Tidak selamanya tim dari Dinkes ada. Jadi yang suhunya di atas 37,5 derajat celcius diambil identitasnya, kalau dia lewat di gerbang Ranomeeto ya diarahkan di Puskesmas Lepo-lepo, kalau lewat di gerbang Puwatu diarahkan ke Puskesmas Puuwatu,” jelasnya, Selasa (18/5).
Meski demikian, Rahminingrum menambahkan sejauh ini belum ada laporan yang reaktif setelah di swab antigen.
“Belum ada laporan yang reaktif,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kendari La Ode Rajab Jinik mengapresiasi langkah pemerintah kota khususnya Dinkes Kendari guna mencegah penularan Covid-19 yang lebih besar.
“Kita apresiasi langkah itu, memang penjagaan diperbatasan harus diperketat, karena disana keluar masuknya orang,” tutup Rajab.










