Zona Merah Narkoba di Semua Kecamatan, Wali Kota Kendari Gelar Coffee Morning Darurat

Ketgam : Rakor bersama jajaran forkopimda

Kendari, Sultrademo.co – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, menggelar coffee morning bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Balai Kota Kendari. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum strategis untuk membahas berbagai persoalan krusial yang tengah dihadapi Kota Kendari.

Dalam diskusi terbuka tersebut, sejumlah isu penting mencuat, mulai dari maraknya penyalahgunaan narkoba, tingginya angka pernikahan dini, meningkatnya tawuran remaja, hingga masalah izin ketinggian bangunan yang berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan.

Bacaan Lainnya
 

Zona merah narkoba meluas ke seluruh Kecamatan
Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Sulawesi Tenggara memaparkan fakta mengejutkan, bahwa seluruh kecamatan di Kota Kendari kini telah masuk dalam zona merah peredaran narkoba. Lebih memprihatinkan lagi, korban penyalahgunaan narkoba tak hanya berasal dari kalangan dewasa, tetapi juga pelajar dan anak jalanan yang kerap mengonsumsi lem aibon.

Kabinda mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dalam memberantas narkoba. “Masalah ini tidak bisa ditangani sendiri, perlu keterlibatan semua elemen masyarakat,” tegasnya.

Kepala Pengadilan Agama Kota Kendari, Drs. Muslim, MH, turut menyoroti tingginya angka pernikahan dini di bawah umur 19 tahun, yang melanggar Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2019. Ia menekankan pentingnya peran KUA untuk menolak pernikahan di bawah umur dan mengarahkan pasangan mengajukan dispensasi kawin ke Pengadilan Agama.

Pihak Polres Kendari menambahkan bahwa kasus tawuran antar remaja juga mengalami peningkatan signifikan. Fenomena ini disebut terkait dengan kurangnya pengawasan keluarga dan pembinaan di sekolah maupun lingkungan masyarakat.

Isu keselamatan penerbangan juga menjadi perhatian. Danlanud Kendari menyampaikan kekhawatiran terkait ketinggian bangunan di sekitar bandara, mengingat frekuensi penerbangan yang mencapai 30 kali pulang-pergi setiap harinya. Ia mengusulkan kajian ulang izin ketinggian bangunan untuk mencegah potensi kecelakaan akibat cuaca buruk dan keterbatasan visibilitas.

Wali Kota Tegaskan Komitmen Tindak Lanjut
Menanggapi seluruh masukan tersebut, Wali Kota Kendari menyatakan keseriusannya menindaklanjuti berbagai permasalahan yang disampaikan Forkopimda. “Kami akan segera berkoordinasi dengan OPD terkait untuk merumuskan solusi yang efektif dan terukur,” terangnya.

Pertemuan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Kendari, Ketua DPRD Kota Kendari, Danlanud, perwakilan Danlanal, Polres Kendari, Kajari Kendari, Ketua Pengadilan Negeri Kendari, serta sejumlah pejabat lainnya.

Rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan Kota Kendari yang aman, nyaman, dan sejahtera.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait