Kendari, Sultrademo.co – Polresta Kendari resmi memulai pembangunan rumah tahanan (rutan) baru yang ditandai dengan peletakan batu pertama, Kamis (18/09/2025).
Giat ini dihadiri oleh Kapolresta Kendari, Kombes Pol Edwin Louiw Sengka, Asisten III Kota Kendari Imran Ismali yang mewakili Wali Kota Kendari, Komandan Kodim 1417/Kendari, Kepala Kejaksaan Negeri Kendari, Ketua Pengadilan Negeri Kendari, Kepala Lapas Kelas IIA Kendari, Kepala Rutan Kelas IIA Kendari, Kepala Lapas Perempuan Kelas III Kendari, Kepala LPKA Kelas II Kendari, Kepala Bapas Kelas II Kendari, serta Direktur CV. Gaung Angkasa Sejahtera selaku pihak pelaksana proyek.
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Edwin Louiw Sengka, menegaskan bahwa pembangunan rutan baru merupakan kebutuhan mendesak. Kapasitas rutan saat ini hanya 40 orang, namun sudah menampung hingga 80 tahanan. Kondisi ini menyebabkan overkapasitas yang semakin mengkhawatirkan.
“Dengan pembangunan rutan ini, kami berharap tahanan dapat memperoleh hak-hak dasarnya, kondisi yang lebih manusiawi, serta proses hukum yang berjalan sesuai aturan. Selama ini, overkapasitas membuat penanganan tahanan tidak optimal,” jelasnya.
Sementara itu, Asisten III Kota Kendari, Imran Ismali, menyampaikan dukungan penuh Pemkot Kendari terhadap pembangunan tersebut. Menurutnya, keberadaan rutan baru bukan hanya untuk kepentingan kepolisian, tetapi juga untuk masyarakat luas.
“Pembangunan rumah tahanan ini adalah langkah nyata memperkuat sarana dan prasarana penegakan hukum. Rutan yang representatif akan mendukung kinerja aparat, menjamin hak asasi tahanan, sekaligus menciptakan rasa keadilan, keamanan, dan ketertiban di tengah masyarakat,” ucap Imran.
Ia menambahkan, pembangunan ini juga harus dipandang sebagai bagian dari sistem sosial yang lebih besar, dengan fungsi pembinaan, pencegahan, serta pengembalian individu ke kehidupan bermasyarakat.
Diketahui, Pemerintah Kota Kendari berkomitmen mendukung pembangunan rutan ini melalui sinergi lintas instansi dan menciptakan iklim sosial yang kondusif.
Proyek dengan total anggaran sebesar Rp956 juta yang bersumber dari APBD Kota Kendari ini diharapkan dapat selesai tepat waktu dengan kualitas terbaik, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Laporan : Hani
Editor : UL










