BMKG Kembangkan Aplikasi Ina-Wis untuk Bantu Nelayan Hadapi Masa Paceklik

Ketgam : Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Dr. Eko Prasetyo, M.T, memberikan penjelasan terkait aplikasi Ina-wis dam sesi konferensi pers

Kendari, Sultrademo.co – Nelayan di Sulawesi Tenggara kini memiliki harapan baru dalam menghadapi masa paceklik. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Direktorat Meteorologi Maritim terus mengembangkan Aplikasi Ina-Wis, sebuah platform digital yang menyediakan informasi kelautan akurat guna membantu nelayan menentukan lokasi potensial ikan serta kondisi laut yang aman untuk melaut.

Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Dr. Eko Prasetyo, M.T, menjelaskan bahwa Aplikasi Ina-Wis mulai dibangun sejak 2019 dan terus ditingkatkan teknologinya agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat pesisir.

Bacaan Lainnya
 

“Aplikasi ini bisa diakses oleh semua pihak, tentunya dengan bijak. Informasi yang tersedia sangat penting untuk ketahanan dan keamanan nasional,” ujar Dr. Eko saat membuka sekolah Lapang Cuaca Nelayan berlangsung di salah satu hotel di Kota Kendari, Kamis,( 23/10/25).

Menurutnya, Ina-Wis tidak hanya membantu nelayan menentukan daerah kaya ikan, tetapi juga dapat menjadi solusi untuk mengantisipasi masa paceklik. Dengan memanfaatkan data dari aplikasi tersebut, nelayan bisa mengetahui prediksi gelombang hingga 10 hari ke depan, arah angin dan arus laut, hingga potensi daerah tangkapan ikan yang aman untuk berlayar.

“Harapannya, dari Kendari dan seluruh wilayah Sulawesi Tenggara, kebutuhan hasil laut bisa terpenuhi sehingga paceklik bisa dikendalikan. Insya Allah aplikasi ini sangat membantu dan menjawab kebutuhan masyarakat nelayan,” tambahnya.

Dr. Eko menegaskan, BMKG memberikan perhatian khusus bagi seluruh pesisir dan kampung nelayan di Sulawesi Tenggara tanpa pengecualian. Ina-Wis hadir sebagai platform digital yang dibangun berdasarkan masukan dan kebutuhan nyata para nelayan di lapangan.

“Kami tidak pilih-pilih. Semua daerah pesisir menjadi perhatian kami. Aplikasi ini hadir bukan tiba-tiba, tetapi hasil dari penghimpunan kebutuhan informasi para nelayan,” jelasnya.

Dengan hadirnya Ina-Wis, diharapkan para nelayan Indonesia dapat lebih efisien, aman, dan sejahtera dalam menjalankan aktivitas di laut, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dari sektor perikanan.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait