Kendari, Sultrademo.co – Bunda PAUD Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan bahwa masa transisi dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD) bukan sekadar perpindahan ruang belajar, melainkan proses penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kemandirian, dan semangat belajar anak.
Dalam sambutannya pada kegiatan implementasi program transisi PAUD ke SD di Kendari, Selasa (20/9/2025), Siska menekankan pentingnya menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak.
“Yang lebih penting adalah bagaimana anak-anak siap secara emosional, terbiasa bersosialisasi, berani mencoba hal baru, serta memiliki rasa ingin tahu yang tinggi,” ujarnya.
Menurutnya, Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah mewujudkan program transisi ramah anak melalui tiga prioritas utama, yakni:
- Penguatan peran guru PAUD dan SD melalui pelatihan bersama agar lebih memahami kebutuhan anak dan menerapkan pendekatan ramah anak.
- Penerapan kelas awal yang menyenangkan dengan suasana belajar berbasis bermain, bernyanyi, bercerita, dan proyek sederhana.
- Pelibatan aktif orang tua dalam pendampingan anak melalui sosialisasi dan pertemuan rutin.
Siska juga menambahkan, pihaknya mendorong penyediaan ruang ramah anak di fasilitas publik dan kantor pemerintahan mulai tahun depan.
“Bunda PAUD hadir sebagai penggerak, motivator, dan jembatan komunikasi antara guru, orang tua, dan pemerintah. Anak-anak kita harus masuk SD dengan wajah ceria dan penuh semangat,” tutupnya.
Laporan : Hani
Editor : UL










