Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mematangkan persiapan menjelang penilaian Kota Sehat yang akan digelar pada Kamis, 21 Agustus 2025. Pemkot menargetkan penghargaan tertinggi, Swasti Saba Wistara, setelah sebelumnya meraih predikat Wiwerda.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran mengatakan penilaian mandiri yang dilakukan tim internal menunjukkan hasil cukup baik. Namun, masih ada dua indikator yang perlu diperkuat, salah satunya aturan terkait kebencanaan.
“Seluruh capaian pada 2024 dan 2025 akan kami paparkan di hadapan tim penilai. Kami optimis bisa mendapatkan Swasti Saba Wistara,” ujar Siska usai rapat pemantapan di Balai Kota Kendari, Selasa (19/8).
Ketua Forum Kota Sehat Kendari, La Ode Azhar, menegaskan penghargaan Kota Sehat bukan hanya soal trofi.
“Yang penting adalah bagaimana kita menciptakan wilayah yang benar-benar sehat dan bersih bagi masyarakat,” katanya.
Ia menyebut tim telah berupaya memenuhi sembilan tatanan dan 136 indikator penilaian. “Kami berharap paparan dari Ibu Wali Kota bisa menambah poin dan meningkatkan peringkat kita,” ucapnya.
Sembilan tatanan Kota Sehat mencakup pemukiman, fasilitas umum, pasar, hingga penanggulangan bencana. Dengan persiapan matang, Pemkot Kendari optimistis dapat meraih predikat tertinggi tahun ini.
Laporan : Hani
Editor : UL










