Fatwa MUI Vaksin Tak Batalkan Puasa, Pemkot Kendari Lanjutkan Vaksinasi

Kendari,Sultrademo.co – Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa vaksinasi tidak membatalkan puasa. Dengan adanya fatwa tersebut maka Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari kembali melanjutkan vaksinasi Covid-19 untuk kategori lanjut usia (lansia) selama bulan ramadhan mengingat cakupan vaksinasi untuk kategori tersebut masih terbilang rendah.

Untuk pelaksanaan vaksinasi tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari telah menyiapkan 7 ribu dosis.

Bacaan Lainnya
 

Terkait hal tersebut Wali Kota Kendari mengatakan, program vaksinasi tetap dilakukan di Ramadan kali ini karena telah mendapat persetujuan dan rekomendasi dari Kemenkes karena adanya fatwa MUI Nomor 13 Tahun 2021 yang menyatakan vaksinasi covid-19 tidak membatalkan puasa.

“Ini bentuk perlindungan diri khususnya bagi orang tua kita yang rentan terpapar covid-19 karena daya tahan tubuhnya yang sudah berkurang. Ini penting karena dalam agama juga sudah disebutkan melindungi diri dari wabah itu menjadi kewajiban dan akan bernilai pahala,” kata Sulkarnain.

Pasangan Siska Karina Imran ini juga berharap seluruh elemen dapat berpartisipasi mensukseskan program vaksinasi ini.

Sementara itu kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, drg.Rahminingrum kepada awak media menyatakan pihaknya saat ini telah menyediakan sebabyak 7 ribu dosis vaksin Sinovac yang akan digunakan untuk vaksinasi para lansia.

Cakupan vaksinasi Lansia kata dia, masih terbilang rendah, Untuk itulah, pihaknya mengimbau seluruh masyarakat yang memiliki lansia atau ada disekitar di lingkungannya untuk segera didaftarkan sebagai penerima vaksin. Sebab menurutnya, dengan pemberian ribuan vaksin tersebut diharapkan dapat memproteksi separuh populasi lansia yang ada di Kota Kendari.

“Karena untuk gelombang pertama program vaksinasi covid-19 itu adalah lansia. Selain itu juga menyasar nakes (tenaga) kesehatan dan petugas publik,” kata Rahminingrum.

Untuk diketahui, hingga 13 April, jumlah lansia yang telah menerima vaksin tercatat sebanyak 2.815 orang (15,11 persen) dari 18.634 orang yang menjadi sasaran vaksinasi.(Rabu,14/04/21).

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait