Hutan Terbakar, Kabid Kehutanan BKSDA Sultra Sebut Karena Ulah Masyarakat

  • Whatsapp

Kendari, (Sultrademo. co) – Fakultas Hukum (FH) Universitas Haluoleo (UHO) mneggelar dialog bertajuk “Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan di Bumi Anoa”.

Menghadirkan Perwakilan Polda Sultra, Pemerintah, Kadaops Manggala Agni, Akademisi, dan Pihak Basarnas sebagai narasumber, Kamis, 17/10/19).

Bacaan Lainnya

Pihak Manggala Agni Doaps Tinanggea, Yanuar Fanca mangatakan kebakaran di Sultra terjadi 100% karena kelalaian manusia bukan karena faktor alam.

“Hutan di Sultra terbakar bukan karena adanya faktor alam tetapi murni 100% terjadi karena kelalaian manusianya contohnya kebakaran yang terjadi di Laloae, Mowewe dan Tinondo,” urainya.

Dikuatkan Kepala Bidang Kehutanan dan BKSDA Sultra, Yasir dalam materinya menyatakan, salah satu penyebab terjadinya kebakaran hutan karena kelalaian masyarakat dengan membuka usaha perkebunan dan usaha pertambangan.

“Kebakaran terjadi karena tidak adanya perencanaan sebelum melakukan proses pembakaran lahan,” katanya.

Melihat kondisi tersebut, Yasir menghimbau kepada masyarakat kiranya sebelum melakukan segala jenis pembakaran, harus ada perencanaan yang betul-betul matang. Seperti kata pepatah ‘Sedia payung sebelum hujan, sedia pelampung sebelum tenggelam’.

“Diharapkan dimasing-masing instansi maupun kampus yang ada menyediakan alat pemadam kebarakan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran,” tambahnya.

Pihaknya juga akan mensosialisasikan kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran supaya masyarakat sadar dan bersama sama menjaga kelestarian hutan.

“Karena alam dan lingkungan adalah bagian yg tidak terpisahkan sebab manusia dan makhluk hidup lainnya akan kembali ke alam,” tutupnya.

Laporan : Hany
Editor : Anggun

Pos terkait