Kabar Baik, UMP Sultra Naik 8,51 Persen

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co- Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulawesi Tenggara 2020 mengalami peningkatan hingga 8,51 persen.

Kenaikan UMP tersebut merujuk pada peraturan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) nomor 38 tahun 2019 tentang penetapan UMP sektoral Provinsi Sultra tahun 2020.

Bacaan Lainnya

Gubernur Sultra, Ali Mazi mengatakan berangkat dari prinsip keadilan, kenaikan UMP tersebut bertujuan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan pekerja atau buruh terhadap keluarganya.

“Formulasi perhitungan UMP dan upah minimum sektoral provinsi Sultra tahun 2020, berdasarkan data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional,”jelasnya.

Kenaikan UMP di Sultra akan berlaku mulai tahun 2020 dengan nilai Rp 2.552.015,52 dari UMP 2019 sebesar Rp200.144.17.

Sementara untuk upah minimum sektor pertambangan dan penggalian provinsi Sultra juga akan naik jadi Rp 2.614 779,41 atau mengalami kenaikan Rp 205.066,56.

“Kemudian upah minimum disektor konstruksi provinsi Sultra sebesar Rp 2.691.794.72 atau megalami kenaikan Rp 211.106.6,” jelasnya .

UMP ini juga berlaku diseluruh Provinsi Sultra terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020.

“Khusus untuk kota Kendari, Kolaka dan Konawe Utara upah minimum yang berlaku adalah upah minimum kabupaten/kota yang akan ditetapkan dan diumumkan selambat-lambatnya 21 November mendatang,”tutupnya.

Laporan : Ilfa
Editor : AK

Pos terkait