Baubau, sultrademo.co – Komunitas ojek dan pengemudi angkutan umum Jembatan Batu Kota Baubau, Sulawesi Tenggara mengeluhkan terkait adanya aktifitas angkutan mobil online di wilayah tersebut.
Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Kawasan Pelabuhan AKP Asrun saat menggelar Jumat Curhat, pada Jumat (20/1/2023) bertempat diarea parkiran Jembatan Batu, Kelurahan Wale, Kecamatan Wolio, Kota Baubau.
“Ojek dan sopir mobil angkutan penumpang jembatan batu meminta kepada Polsek Kawasan Pelabuhan untuk di fasilitasi dengan pihak Perhubungan Kota Baubau sebagai pengelola pelabuhan rakyat agar melarang angkutan mobil online memuat penumpang di wilayah jembatan batu,” ujar AKP Asrun, pada Jumat (20/1/2023).
Mereka juga meminta agar di pertemukan dengan pihak angkutan mobil online untuk di buat kesepakatan atau MOU agar tidak beroperasi di wilayah jembatan batu.
“Ojek dan pengemudi mobil angkutan penumpang Jembatan Batu juga mengeluhkan adanya kegiatan mobil angkutan luar Kota Baubau yang memuat dan menurunkan penumpang di Jembatan Batu,” ucap Asrun.
Menyikap keluhan tersebut, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Polres Baubau akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan Kota Baubau selaku pengelola pelabuhan rakyat Jembatan Batu untuk menertibkan para ojek dan mobil angkutan penumpang serta mobil angkutan online agar tidak terjadinya gesekan.
“Sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif di wilayah Jembatan Batu Kota Baubau,” kata Asrun.
Pihaknya juga berharap kepada segenap masyarakat untuk selalu ikut serta menjaga kamtibmas agar wilayah Kota Baubau ini selalu dalam keadaan aman dan kondusif.
“Bahwa kita semua harus selalu ikut menjaga kamtibmas agar wilayah Kota Baubau ini selalu dalam keadaan aman dan kondusif,” pungkasnya.
Laporan: Muh Sulhijah
 






