KTH Emir Green Land Menggelar Musyawarah Pembentukan

Konawe Utara, Sultrademo.co – Musyawarah pembentukan dan pengesahan Kelompok Tani Hutan (KTH) Emir Green Land digelar di wilayah kerja UPTD KPH Unit XIX Laiwoi Utara pada Rabu (10/12/2024).

Acara yang berlangsung di Balai Desa Pondoa itu dihadiri oleh sejumlah tokoh dan perwakilan instansi terkait.

Bacaan Lainnya
 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala UPTD KPH Unit XIX Laiwoi Utara, Muh. Yusuf Baso, S.Hut., M.P.W.K.; Camat Wiwirano yang diwakili Irwan; Kapolsek Wiwirano yang diwakili Bhabinkamtibmas Bripka Arifin Usman; Kepala Desa Pondoa yang diwakili Sekretaris Desa Ilman; serta para anggota Kelompok Tani Hutan setempat.

Dalam pemaparannya, Ketua KTH Emir Green Land, Budiyato, menjelaskan bahwa perhutanan sosial merupakan sistem pengelolaan hutan yang dilakukan secara lestari di kawasan hutan negara maupun Hutan Hak/Hutan Adat.

Program ini mengedepankan peran masyarakat setempat atau masyarakat hukum adat sebagai pelaku utama. Tujuannya, kata dia, adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sambil tetap menjaga keseimbangan lingkungan serta dinamika sosial budaya.

“Perhutanan sosial dapat diwujudkan melalui berbagai skema, seperti Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan, Hutan Tanaman Rakyat, Hutan Adat, dan kemitraan kehutanan,” ujar Budiato.

Program ini dirancang untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekitar hutan. Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, program ini juga bertujuan menciptakan peluang usaha baru, menjaga kelestarian hutan, dan memberikan pengakuan hukum dalam pengelolaan kawasan hutan.

Menurut Budiato, melalui pengelolaan yang berbasis pemberdayaan, masyarakat memiliki kesempatan besar untuk memanfaatkan lahan hutan secara optimal sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Selain itu, program ini juga membuka akses terhadap peluang kerja sama dengan pemerintah dan pihak swasta melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Kami berharap dengan terbentuknya kelompok ini, masyarakat dapat memanfaatkan peluang besar untuk meningkatkan ekonomi sekaligus menjaga ekosistem hutan,” ungkapnya.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari para peserta musyawarah, yang optimistis bahwa inisiatif ini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Muhammad Sulhijah
Editor: Redaksi

Pos terkait