Konawe Selatan, Sultrademo.co — Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto memulai rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (25/5/2025), dengan mengunjungi Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).
Daerah ini menjadi lokasi pertama yang disinggahi dari 17 kabupaten/kota di provinsi tersebut dalam rangka percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih).
Setibanya di Bandara Haluoleo, Yandri disambut langsung oleh Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dan Bupati Konawe Selatan (Konsel) Irham Kalenggo. Penyambutan berlangsung semarak dengan pertunjukan tarian tradisional Mondotambe, yang merupakan tarian penyambutan khas masyarakat Tolaki.
Setelah prosesi penyambutan, Menteri Yandri menuju Desa Rambu-rambu Jaya, Kecamatan Ranomeeto, Konawe Selatan. Di sana, ia menyaksikan secara langsung pembentukan pengurus Kopdes Merah Putih sekaligus memberikan pengarahan kepada kepala desa dan tokoh masyarakat setempat.
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi desa/kelurahan di seluruh Indonesia.
Inpres tersebut kemudian diperkuat dengan terbitnya Keputusan Presiden yang mengatur struktur organisasi dan mekanisme kerja satuan tugas (satgas) di tiap tingkat pemerintahan.
“Dalam Keppres disebutkan, gubernur ditunjuk sebagai ketua satgas di tingkat provinsi, sedangkan bupati dan wali kota menjadi ketua satgas di tingkat kabupaten dan kota,” ujar Yandri.
Menurut Yandri, keberadaan koperasi desa menjadi instrumen penting untuk mewujudkan kemandirian ekonomi di tingkat akar rumput.
Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi tulang punggung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pengelolaan potensi lokal secara kolektif dan profesional.
Bupati Konawe Selatan (Konsel), Irham Kalenggo, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Menteri Desa yang memilih Konawe Selatan sebagai daerah pertama untuk memulai agenda pembentukan Kopdes Merah Putih.
“Konawe Selatan merupakan kabupaten terluas di Sulawesi Tenggara dengan jumlah penduduk terbanyak. Kami memiliki 336 desa dan 15 kelurahan. Selain itu, potensi pertanian kami sangat besar dan menjadi andalan daerah,” ujar Irham.
Irham menambahkan bahwa pihaknya telah mengambil langkah proaktif dengan menginstruksikan seluruh kepala desa di Konawe Selatan untuk segera melaksanakan musyawarah desa khusus terkait pembentukan Kopdes.
Ia optimistis bahwa dalam waktu sepuluh hari, 90 persen koperasi desa di wilayahnya akan terbentuk dan mulai beroperasi.
“Kami ingin agar Konawe Selatan turut berkontribusi dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam hal ketahanan pangan dan kedaulatan ekonomi desa,” kata Irham.
Dalam lanjutan kunjungan kerjanya di Sulawesi Tenggara, Menteri Yandri dijadwalkan menggelar pertemuan dengan seluruh kepala daerah serta kepala desa se-Sulawesi Tenggara di Kota Kendari.
Pertemuan ini menjadi forum konsolidasi dan koordinasi untuk memastikan percepatan pembentukan Kopdes Merah Putih berjalan sesuai target nasional.
Laporan: Jumardin










