Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus mengintensifkan upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mengefektifkan pengelolaan parkir pinggir jalan dan pajak parkiran. Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), sosialisasi terkait aturan dan mekanisme pembayaran pajak tersebut mulai dilakukan, salah satunya di Kelurahan Bende, Kota Kendari.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, menegaskan bahwa pajak parkiran kini menjadi salah satu sumber utama pendapatan daerah, mengingat Kendari adalah kota jasa yang sangat bergantung pada sektor ini.
“Hari ini kita sosialisasikan pajak sampah dan pajak parkiran pinggir jalan karena Kota Kendari hanya mengandalkan pajak itu. Apalagi, kita ingin orang datang ke sini merasa senang,” ujar Amir Hasan usai membuka sosialisasi tentang peraturan daerah Terkait pajk dan parkir liar di Kelurahan Bende, Rabu, (17/09/25).
Amir juga memastikan bahwa ke depan Pemkot Kendari akan memberlakukan sistem pembayaran pajak digital melalui QRIS, guna mencegah kebocoran dan meningkatkan transparansi.
“Kami sedang mengupayakan agar tahun depan semua pembayaran pajak parkir sudah menggunakan QRIS. Dengan begitu, potensi kebocoran bisa ditekan,” tambahnya.
Tak hanya soal sistem pembayaran, Pemkot Kendari juga menekankan penertiban terhadap petugas parkir. Semua juru parkir diwajibkan tampil rapi dengan seragam lengkap, mulai dari topi, rompi, hingga sepatu, untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
Masyarakat juga dihimbau untuk tidak membayar parkir jika tidak diberikan karcis resmi dari Pemkot Kendari. Karcis asli ditandai dengan ciri khusus berupa lubang (korporasi) dan harga yang sudah tercantum.
“Ada karcis asli, ada juga yang dipalsukan. Karena itu, kami imbau masyarakat berhati-hati,” tegas Amir.
Untuk meminimalisir praktik parkir liar, Pemkot bekerja sama dengan Polresta Kendari serta jajaran camat dan lurah yang rutin melakukan patroli malam. Selain itu, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga ditargetkan untuk berkontribusi dalam pencapaian PAD melalui sektor parkir.
Amir Hasan optimistis bahwa Pemkot Kendari mampu mencapai target 50% PAD dari sektor parkir, asalkan mendapat dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat, tokoh masyarakat, pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW.
Laporan : Hani
Editor : UL










