Kendari, Sultrademo.co – Momentum wisuda Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Kendari yang berlangsung di salah satu hotel di Kendari, Jumat (3/10/2025), menjadi penegasan peran strategis lulusan perguruan tinggi dalam pembangunan daerah.
Pemerintah Kota Kendari melalui Staf Ahli Wali Kota, Adriana Musarudin, menegaskan bahwa gelar akademik harus diikuti tanggung jawab untuk menghadirkan perubahan positif, khususnya di sektor pertanian.
Acara wisuda ini dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, yayasan, dosen, keluarga wisudawan, serta tamu kehormatan dari pemerintah dan lembaga pendidikan tinggi lainnya. Suasana penuh kebanggaan tampak ketika para wisudawan resmi dilantik sebagai sarjana baru di bidang pertanian.
Dalam sambutan tertulis Wali Kota Kendari yang dibacakan Adriana, disampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh lulusan. Menurutnya, keberhasilan menempuh pendidikan tinggi bukan semata hasil kerja keras individu, melainkan juga buah doa dan dukungan orang tua.
“Momentum ini menjadi awal dari tanggung jawab baru untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah dan nasional,” ucapnya.
STIP Kendari juga mendapat pujian atas komitmennya mencetak lulusan yang cerdas, inovatif, dan siap bersaing di bidang pertanian.
Pemerintah Kota menegaskan bahwa pertanian merupakan sektor kunci dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus perekonomian nasional. Karena itu, para lulusan diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk menjawab berbagai tantangan di sektor ini.
Lebih jauh, pemerintah mengajak lulusan STIP Kendari untuk bersinergi dengan program pembangunan Kota Kendari yang sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia. Sinergi tersebut diyakini dapat mendorong terwujudnya kota yang maju, berkelanjutan, dan inklusif.
“Pemerintah Kota membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi para sarjana untuk berkiprah sesuai bidang keahliannya demi kemajuan bersama,” ujar Adriana.
Mengakhiri sambutannya, Adriana menyampaikan harapan agar para lulusan STIP Kendari benar-benar hadir sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Ia menekankan, ilmu yang dimiliki hendaknya tidak hanya menjadi bekal pribadi, tetapi juga alat untuk berinovasi, menjaga kelestarian lingkungan, serta memberikan solusi terhadap tantangan global di bidang pertanian.
“Selamat atas keberhasilan ini. Semoga langkah ke depan penuh berkah dan memberi manfaat luas,” tutupnya.
Laporan : Hani
Editor : UL










