Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari bergerak cepat merespons keresahan warga terkait pembangunan Perumahan BTN Azalia Zaki Hills Resident di Jalan Budi Utomo Baru. Langkah konkret itu diwujudkan melalui rapat tindak lanjut yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda Balai Kota Kendari, Selasa (14/10/2025).
Rapat tersebut menjadi wadah koordinasi lintas instansi untuk mencari solusi atas dampak lingkungan dan sosial yang dikhawatirkan warga.
Sekda Amir Hasan menegaskan, pemerintah tidak akan mengabaikan aspirasi masyarakat dan akan memastikan proses pembangunan berjalan dengan prinsip keberlanjutan serta transparansi.
“Pemerintah Kota Kendari sangat serius menanggapi keluhan warga. Kita ingin semua pihak — pengembang, dinas terkait, dan masyarakat — duduk bersama mencari solusi terbaik tanpa ada yang dirugikan,” ujar Amir Hasan.
Hadir dalam rapat itu sejumlah pimpinan OPD teknis, antara lain dari Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Mereka diminta memberikan laporan teknis terkait izin, dampak lingkungan, dan tata ruang proyek tersebut.
Sekda yang juga Ketua Kwarcab Pramuka Kota Kendari itu menekankan pentingnya audit lingkungan agar pembangunan tidak mengganggu sistem drainase, ekosistem, maupun kenyamanan warga sekitar.
Sebagai langkah konkret, Pemkot Kendari akan membentuk tim kecil yang melibatkan unsur pemerintah, pengembang, dan perwakilan warga untuk melakukan verifikasi lapangan serta menyusun rekomendasi kebijakan yang adil dan berkelanjutan.
Rapat ditutup dengan komitmen bersama menjaga stabilitas sosial dan lingkungan. Pemerintah Kota Kendari memastikan akan terus membuka ruang dialog agar pembangunan dapat berjalan seimbang antara kemajuan kota dan kepentingan masyarakat.
Laporan : Hani
Editor : UL









