Kendari, Sultrademo.co – Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup, mengadakan pertemuan dengan pimpinan perbankan di ruang rapat Wali Kota Kendari. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menggandeng stakeholder mendukung pelaksanaan program makan siang gratis, sehat, dan bergizi bagi siswa di Kendari.
Pj Wali Kota menekankan pentingnya kerja sama berbasis model penta helix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat.
“Hal ini dilakukan karena pembiayaan program masih belum tersedia melalui APBN maupun APBD, sehingga mengandalkan kontribusi dunia usaha, khususnya melalui dana CSR,” ungkap Pj Wali Kota, Selasa (19/11/2024).
Pj Wali Kota menyebutkan uji coba program di SDN 1 Kendari dan SMPN 2 Kendari menunjukkan bahwa biaya makan siang gratis mencapai Rp 25 juta per hari.
“Oleh karena itu, pelaksanaan secara luas memerlukan dukungan signifikan dari berbagai pihak,” imbuhnya.
Muhammad Yusup optimis bahwa dengan keterlibatan perbankan dan perusahaan lain di Kendari, program ini dapat berjalan hingga pendanaan dari pemerintah pusat tersedia.
“Nantinya, teknis pelaksanaan akan dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan, di mana setiap perusahaan diharapkan bertanggung jawab terhadap sekolah tertentu,” pungkasnya.
Pj Wali Kota berharap, pendekatan kolaborasi ini menunjukkan komitmen Pemkot Kendari dalam mewujudkan kesejahteraan siswa melalui gizi yang baik sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor.
Untuk diketahui, selain Kota Kendari, Kolaka Utara menjadi daerah lain di provinsi ini yang telah menjalankan program serupa menggunakan dana CSR. Kendari pun diharapkan menjadi contoh sukses bagi daerah lainnya.
 






