Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari menegaskan komitmennya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah kenaikan inflasi yang tercatat sebesar 2,87 persen (year on year) pada Oktober 2025.
Melalui koordinasi erat bersama Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia, dan instansi terkait lainnya, Pemkot Kendari menyiapkan langkah strategis untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga.
Hal ini disampaikan oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kendari, Dr. Nismawati, M.Si, saat membuka kegiatan Rilis Indeks Inflasi BPS Kota Kendari Tahun 2025 di Aula Lantai 2 Kantor BPS Kota Kendari, Senin (3/11/2025).
Mewakili Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, Nismawati mengapresiasi BPS atas konsistensinya menyediakan data statistik yang akurat dan tepat waktu, khususnya dalam memantau perkembangan inflasi daerah.
“Data inflasi menjadi dasar penting dalam merumuskan kebijakan ekonomi daerah. Dengan informasi yang tepat, kami dapat mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok serta menjaga stabilitas ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) akan terus memperkuat sinergi lintas sektor untuk memastikan laju inflasi tetap terkendali.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Kendari, Sultriawati Efendy, S.P., M.Si, menjelaskan bahwa inflasi tahunan sebesar 2,87 persen tersebut dipengaruhi oleh peningkatan harga pada beberapa kelompok pengeluaran utama, seperti makanan, minuman, dan tembakau (5,16 persen) serta pendidikan (5,38 persen).
Kelompok lain yang turut menyumbang inflasi adalah perawatan pribadi dan jasa lainnya (5,97 persen), restoran (2,78 persen), dan transportasi (1,93 persen). Adapun beberapa kelompok mengalami penurunan indeks, seperti pakaian dan alas kaki (-2,40 persen) serta informasi, komunikasi, dan jasa keuangan (-0,19 persen).
Dari sisi bulanan, Kota Kendari mencatat deflasi sebesar 0,29 persen (month to month), sedangkan inflasi year to date (y-to-d) mencapai 2,63 persen.
Sultriawati menambahkan, inflasi tahunan ini menunjukkan adanya peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,67 pada Oktober 2024 menjadi 108,70 pada Oktober 2025.
Kegiatan rilis inflasi tersebut turut dihadiri perwakilan Bank Indonesia, Bulog, Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, media massa, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Laporan : Hani
Editor : UL










