Pemkot Kendari Siagakan Seluruh Aparat Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem

Ketgam : Sekda, Amir Hasan pimpin rapat koordinasi memperketat kesiapsiagaan menghadapi ancaman cuaca ekstrem

Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari memperketat kesiapsiagaan menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang diprediksi meningkat dalam beberapa bulan ke depan. Langkah ini ditegaskan dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, di Ruang Samaturu, Balai Kota Kendari.

Rapat ini diikuti oleh perwakilan BPBD, BMKG Kendari, para camat, lurah, dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Bacaan Lainnya
 

Dalam rapat tersebut, Sekda Amir Hasan meminta seluruh camat dan lurah untuk segera menyiapkan tim lapangan dan aktif memantau kondisi wilayah masing-masing. Menurutnya, aparat pemerintah tidak boleh hanya bekerja di balik meja, mengingat kondisi geografis Kota Kendari yang rentan terhadap banjir, longsor, dan gelombang tinggi.

“Mulai besok, semua harus turun ke lapangan memastikan wilayah masing-masing terkendali,” tegas Amir Hasan, Senin, (03/11/2025).

Ia menjelaskan, Wali Kota Kendari saat ini sedang menjalankan agenda internasional di Jakarta dan Singapura, sehingga dirinya ditugaskan memimpin koordinasi kesiapsiagaan bencana di tingkat daerah.

Sekda juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi seperti BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, serta OPD lainnya untuk siaga 24 jam selama musim hujan.

Sementara itu, Kepala BMKG Kota Kendari, Sugeng Widarko, melaporkan bahwa wilayah Sulawesi Tenggara, termasuk Kota Kendari, berpotensi mengalami peningkatan curah hujan akibat pergeseran fenomena ENSO menuju fase La Niña lemah.

“Curah hujan diperkirakan lebih tinggi dari normal, sehingga potensi banjir dan longsor perlu diwaspadai,” jelas Sugeng.

Ia menambahkan, kondisi atmosfer di sekitar Laut Banda dan perairan Buton menunjukkan peningkatan kelembapan yang dapat memicu pembentukan awan hujan. Namun BMKG memperkirakan fenomena ini akan mereda dan kembali netral pada awal 2026.

Menutup rapat, Sekda Amir Hasan mengajak masyarakat turut berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyebabkan saluran air tersumbat.

“Kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama agar Kota Kendari tetap aman dan tangguh menghadapi bencana,” ujarnya.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait