Pemkot Upayakan Pencegehan Kekerasan Pada Anak Lewat Program Roadshow

Ketgam : Pj Wali Kota membuka roadshow Penanganan Kekerasan terhadap Anak di SMPN 1 Kendari

Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari tengah berupaya mencegah kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah melalui program Roadshow Penanganan Kekerasan terhadap Anak.

Kegiatan ini dipimpin oleh Pj Wali Kota Kendari, Parinringi, bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Kendari, Makmur, di SMPN 1 Kendari.

Bacaan Lainnya

Pj Wali Kota menekankan pentingnya kolaborasi antar lembaga, termasuk forum anak dan BNN, dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman bagi anak-anak.

“Kita perlu melibatkan berbagai pihak untuk bersama-sama mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak di sekolah. Sinergi antar lembaga ini sangat penting dengan melibatkan organisasi dan lembaga terkait seperti forum anak dan bnn serta lembaga lembaga lainnya,” ujarnya, Jumat (31/1/2025).

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap program DP3A untuk memastikan perlindungan anak dan perempuan berjalan optimal di Kota Kendari.

Sementara itu, Plt Kepala DPPPA Kota Kendari, Makmur, mengungkapkan bahwa roadshow ini akan terus dilaksanakan di berbagai sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) guna memberikan edukasi kepada siswa, guru, dan tenaga kependidikan mengenai hak-hak anak serta cara menangani kekerasan di sekolah.

” Kegiatan ini juga melibatkan berbagai pihak, seperti Dinas Kominfo, Polri, BNN, camat, dan lurah, sebagai bentuk sinergi dalam upaya perlindungan anak di satuan pendidikan, ” tambahnya.

Program ini diharapkan dapat menekan angka kekerasan terhadap anak serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Laporan : Hani

Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait