Kendari, Sultrademo.co — Seorang pemuda bernama Erin Guswanto (23), warga Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, dilaporkan melompat dari Jembatan Teluk Kendari pada Senin malam, 26 Mei 2025. Hingga Selasa siang (27/5), tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.10 Wita. Berdasarkan keterangan saksi, korban tiba-tiba turun dari sepeda motor berpelat DT 5085 RF sambil menangis, lalu langsung melompat ke perairan dari atas jembatan. Warga yang melihat kejadian tersebut segera menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari.
“Tim rescue KPP Kendari tiba di lokasi kejadian pada pukul 20.30 Wita dan langsung melakukan pencarian menggunakan alat deteksi bawah air aquaeye. Namun hingga pukul 22.30 Wita, korban belum ditemukan dan pencarian dihentikan sementara karena kondisi malam,” jelas Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S.
Pagi ini, operasi SAR dilanjutkan pukul 07.00 Wita. Tim dibagi menjadi dua kelompok. Tim pertama melakukan penyelaman dengan kedalaman antara 25 hingga 30 meter di area yang memiliki jarak pandang terbatas, yakni hanya 1 hingga 3 meter. Mereka menerapkan dua metode pencarian: penyelaman berbanjar sejauh 100 meter mengikuti arus, dan metode siklus di sekitar titik jangkar.
Sementara itu, tim kedua melakukan penyisiran di sepanjang pesisir sekitar lokasi kejadian.
Sejumlah unsur turut terlibat dalam operasi pencarian ini, termasuk Polairud Polda Sultra, Lanal Kendari, KSOP, KP3, UKM SAR UHO, KARTANA, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat Sultra, serta keluarga korban. Peralatan yang digunakan antara lain perahu karet, Rigid Inflatable Boat (RIB), Rigid Buoyancy Boat (RBB), perlengkapan selam, alat medis, aquaeye, dan perangkat komunikasi.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan. Kepala KPP Kendari menyatakan bahwa informasi lanjutan akan disampaikan dalam pembaruan berikutnya.
Laporan: Arini Triana Suci R
Editor: UL










