Perkuat Ekosistem Literasi, Kota Kendari Gelar Peer Learning Meeting 2025

Ketgam : Pelaksanaan kegiatan peer learning meeting di Aula Samaturu Balai Kota Kendari

Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Peer Learning Meeting (PLM) 2025 sebagai upaya membangun peradaban bangsa yang cerdas, inklusif, dan berdaya saing di era transformasi digital. Kegiatan yang berlangsung di Aula Samaturu Balai Kota Kendari ini menjadi ruang kolaboratif bagi komunitas literasi, relawan, dan pengelola taman baca untuk saling berbagi pengalaman, strategi, serta inovasi dalam mengembangkan gerakan literasi masyarakat.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari, Andi Dadjeng, mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan literasi di lapangan kerap menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan sumber daya, minimnya kolaborasi, serta belum terbangunnya sistem pembelajaran antar komunitas yang berkelanjutan.

Bacaan Lainnya
 

“Dalam era pembelajaran sepanjang hayat, kolaborasi dan saling berbagi pengetahuan menjadi kunci utama peningkatan kompetensi. Peer Learning Meeting ini menjadi wadah partisipatif dan reflektif bagi seluruh pelaku literasi untuk tumbuh bersama,” ujar Andi Dadjeng, Kamis, (23/10/2025).

Ia menambahkan, dengan pembangunan Perpustakaan Kota Kendari yang baru, diharapkan komunitas literasi memiliki ruang yang lebih representatif untuk mengembangkan sumber daya dan memperkuat jejaring lintas sektor.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum, dan Politik, Adriana Musaruddin, yang mewakili Wali Kota Kendari, menekankan pentingnya gerakan literasi berbasis komunitas dalam membangun masyarakat yang cerdas, kritis, dan berdaya saing.

“Literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, melainkan kemampuan memahami, berpikir kritis, berinovasi, dan mengambil keputusan yang bijak. Melalui gerakan ini, kita berharap lahir masyarakat Kendari yang gemar belajar sepanjang hayat—baik di rumah, sekolah, taman baca, maupun ruang digital,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Kendari menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh komunitas literasi yang tergabung dalam forum ini. Ia menegaskan, kolaborasi lintas sektor menjadi pondasi penting agar gerakan literasi di Kendari tidak berjalan sporadis, tetapi terarah dan berkelanjutan.

“Sinergi antara akademisi dan komunitas lapangan akan melahirkan gerakan literasi yang relevan dan berdampak luas. Dengan dukungan fasilitas baru perpustakaan kota, kita dapat menjadikan Kendari sebagai Kota Literasi—tempat tumbuhnya generasi pembelajar yang cerdas, kreatif, dan berkarakter,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Plh Sekda Kota Kendari, Bunda Literasi Kota Kendari, Bunda Literasi se-Kecamatan, para Camat, serta penggiat dan komunitas literasi dari berbagai wilayah di Kota Kendari.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait