Persentase Kerukunan Umat Beragama di Muna Duduki Peringkat Pertama se-Sultra

Ketgam: Wakil Bupati Muna, Bacrun Labuta saat melepas kegiatan jalan sehat kerukunan dalam rangka memperingati HAB Kemenag RI ke-77 di pelataran kantor Kemenag Muna. (Foto: Pitra/sultrademo)

Muna, Sultrademo.co –Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Muna menyebutkan, presentase kerukunan umat beragama di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mengalami kenaikan. Data yang diperoleh kantor wilayah (Kanwil) Kemenag provinsi mencatat, per tahun 2022 Muna masih berada diposisi pertama. Artinya, kondisi sosial masyarakat Kabupaten Muna dalam toleransi beragama lebih unggul dibanding daerah-daerah lain di Sultra.

“Indeks kerukunan umat beragama dari 17 kabupaten/kota di Sultra, Kabupaten Muna menduduki peringkat pertama dengan nilai 79.00 persen, disusul Kabupaten Konawe dengan nilai 76,16 persen, Kolaka Timur dengan nilain 75,34 dan Konawe Selatan dengan nilai 75,30 persen. Semoga kegiatan jalan sehat hari ini dapat meningkatkan kerukunan kita sehingga persentase kerukunan umat beragama (di Muna) dapat terus meningkat lebih baik dari yang kita raih saat ini,” kata Kepala Kantor Kemenag Muna, Drs. H. Kammarudin, M.Si saat menyampaikan sambutan pada acara pembukaan jalan sehat kerukunan umat beragama yang di gelar pelataran kantor Kemenag Muna, Sabtu 14 Januari 2023.

Bacaan Lainnya

Kammarudin menuturkan, prestasi yang diraih hari ini tak terlepas dari kerjasama masyarakat muna. Olehnya itu dia berharap, masyarakat dapat terus menghindari segala bentuk kebencian dan tindakan yang dapat memecah bela persatuan bangsa.

“Kita berharap, gerakan modernisasi beragama dapat terus diperkokoh demi mewujudkan kehidupan yang damai, harmonis dan rukun dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Sehingga komitmen kebangsaan kita dapat terus diperkuat untuk merawat kebinekaan yang menjadi anugerah terbesar bangsa kita demi tercipta kerukunan umat untuk Indonesia hebat,” ujar Kammarudin.

Sementara Wakil Bupati Muna, Drs. H. Bachrun Labuta, M.Si mengatakan, modernisasi antara umat beragama di Muna memang patut diacungkan jempol, tetapi dia berharap Kemenag dapat mengadakan pertemuan umat beragama tiap tiga bulan sekali. “Sekarang ini sudah bagus, tapi baiknya diadakan pertemuan FKUB (forum komunikasi umat beragama) per tiga bulan sekali, supaya dapat disampaikan sejauh mana perkembangan masyarakat kita, sehingga fungsi kontroling pemerintah dimaksimalkan,” ujar Wakil Bupati.

“Nanti saya akan minta sama Kepala Kemenag untuk mengagendakan hal itu, kebetulan saya pembinanya dan saya siap datang bila ada undang-undang seperti ini,” cetusnya.

Sebagai informasi, jalan sehat kerukunan yang diadakan Kemenag tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Hal itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag RI ke-77 tahun 2023.

Kegiatan tersebut diikuti oleh beberapa unsur masyarakat di Kabupaten Muna, diantaranya tokoh lintas agama, pemuda lintas agama, pegawai dan staf Kemenag, forum kerukunan umat beragama Kabupaten Muna, para kepala KUA se-kabupaten muna, ormas islam, dharma wanita persatuan Kemenag muna, guru dan siswa Madrasah dan sekolah katolik Kabupaten Muna. Kegiatan tersebut diiringi oleh marching band MAN 1 Muna, dan diikuti ribuan masyarakat muna.

 

Laporan: Pitra

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait