Kendari, Sultrademo.co – Wali Kota Kendari resmi menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Kendari Tahun Anggaran 2025 beserta dokumen pendukungnya kepada DPRD Kota Kendari dalam rapat paripurna di kantor DPRD, Senin (22/9/2025).
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Kendari menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD atas kerja sama yang terjalin selama ini dalam mengawal pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif merupakan kunci utama tata kelola pemerintahan yang transparan dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
“Penyusunan perubahan APBD ini adalah amanat regulasi, sekaligus bentuk penyesuaian terhadap dinamika pembangunan, kondisi fiskal, serta kebutuhan prioritas yang berkembang,” ungkapnya.
Fokus Perubahan APBD 2025
Menurut Wali Kota, perubahan APBD 2025 tetap diarahkan pada percepatan pembangunan infrastruktur publik, pengendalian inflasi, penurunan angka pengangguran dan kemiskinan ekstrem, pengembangan investasi, peningkatan kebersihan lingkungan, serta penyelesaian kewajiban kepada pihak ketiga.
Sejumlah penyesuaian yang dilakukan mencakup:
1. Pendapatan Daerah – Target pendapatan daerah setelah perubahan ditetapkan sebesar Rp1,691 triliun, naik 1,79 persen dari target sebelumnya Rp1,661 triliun.
2. Belanja Daerah – Alokasi belanja justru mengalami penurunan tipis 0,04 persen, dari Rp1,653 triliun menjadi Rp1,652 triliun.
3. Pembiayaan Daerah – Penerimaan pembiayaan turun signifikan hingga 58,87 persen, dari Rp51,7 miliar menjadi Rp21,2 miliar. Sementara itu, pengeluaran pembiayaan tetap Rp59,6 miliar.
Arah Kebijakan
Wali Kota menegaskan, perubahan APBD ini bukan sekadar angka, melainkan instrumen strategis untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
“Marilah kita bergandengan tangan membangun Kendari, agar perubahan anggaran ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan membawa kota kita menuju kemajuan,” tegasnya.
Rapat paripurna turut dihadiri Ketua DPRD Kota Kendari beserta jajaran, Wakil Wali Kota Kendari, para kepala OPD lingkup Pemkot Kendari, camat, staf ahli, akademisi, mahasiswa, serta insan pers.
Laporan : Hani
Editor : UL










