Andoolo, Sultrademo.co– Hajatan Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun ini dinilai cukup berat dan berbeda dari sebelumnya.
Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai salah satu daerah pergelaran pesta demokrasi boleh di kata menjadi episentrum kesuksesan Pilkada di Sultra, selain karna letak geografis terluas, juga pusat pemilih terbanyak di Sultra.
Dalam kaitannya. Pengamanan dan pengawasan kerawanan potensi konflik dan juga ketaatan terhadap protokol kesehatan covid-19 membutuhkan strategi jitu dan keterlibatan semua pihak.
Kapolres Konsel, AKBP. Erwin Pratomo, S.I.K saat dimintai keterangan mengaku, hingga kini pihaknya telah merumuskan dan menyiapkan langkah-langkah terkait itu.
Papar dia, pada min 7 pelaksanaan Pilkada, pihaknya akan melaksanakan patroli skala besar untuk pengamatan dan pengamanan wilayah juga pemetaan potensi kerawanan terakhir jelang pemilihan.
Kurang 5 hari, lanjut dia, pihaknya akan mengecek kesiapan penyelenggara pemilu dan kelengkapan sarana -prasarana porotokol covid seperti Alat Pelindung Diri (APD) dan lainnya.
“Kemarin kita sudah cek Linmas untuk pemetaan kekuatan dan hasilnya kita akan laporkan . ini akan bantu kita mendukung kekuatan Polri dalam pengamanan. BKO dari Brimob nusantara Satbrimob Polda Bali kurang lebih 100 personil akan membantu di Konsel, pergerakannya yakni ikatan kompi ditebalkan pengamanannya di perkantoran, seperti KPU, Bawaslu Polres terlebih di gudang logistik. Sedangkan obyek vital lainnya yaitu gabungan antara Satuan Dalmas Sat Sabara dan Brimob Nusantara,” jelasnya. Kamis 12/11.
Pada Min 3, tambah dia, selain mendampingi Satgas untuk merapikan dan penerbitan APK, pihaknya juga melakukan patroli anty money politik. Katanya, Polres sudah siapkan dan petakan action plan untuk antisipasi serangan fajar.
Sedangkan hari pelaksanaan pemungutan suara, pihaknya telah memetakan TPS rawan dan aman.
“Hari H tentunya dari ratusan TPS di Konsel ada yang aman dan rawan, kita sudah siapkan semua TPS dijaga dua orang, tapi untuk kategori rawan kita pertebal sekurang-kurangnya 4 pengaman dan bahkan 8 orang,” tutupnya.
Laporan : Aliyadin
Editor : AK









