Raih MCP Posisi ke-12, Wali Kota Optimis Ciptakan Pemerintah Daerah Bebas KKN

Ketgam : Wali Kota Kendari, Sulkarnain, Saat diwawancarai Awak Media, Kamis (30/12/2021)

Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari berhasil menempati posisi ke-12 tingkat nasional capaian monitoring control for prevention (MCP) setelah mendapat nilai 90,44% berdasarkan hasil yang diumumkan langsung oleh Satgas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgrah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Dari capaian tersebut, Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir mengatakan, nilai yang didapat merupakan rincian dari delapan area intervensi penilaian seperti penganggaran APBD sampai dengan manajemen aset daerah.

Bacaan Lainnya

“Delapan area intervensi MCP yang dinilai adalah perencanaan dan pengganggaran APBD mencapai 99.0%, pengadaan Barang dan Jasa 96,2%, perizinan 93,5%, pengawasan APIP 98,5%, manajemen ASN 99,5%, optimalisasi Pajak Daerah 61,5%, dan manajemen Aset Daerah 73.1%,” terang Sulkarnain.

Dengan capaian itu, Sulkarnain meyakini Pemkot Kendari dapat lebih yakin dan mantap dalam melangkah, baik secara internal maupun eksternal dengan pemerintah pusat untuk menciptakan pemerintahan daerah yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Diketahui, MCP merupakan monitoring capaian kinerja program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi (korsupgah), yang dilaksanakan pemerintah daerah diseluruh Indonesia, dan meliputi delapan area intervensi program MCP. Diantaranya, perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, pengawasan APIP, manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait