Kendari, Sultrademo.co — Pemerintah Kota Kendari mengikuti Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Kementerian Dalam Negeri, Senin (7/7/2025). Rapat yang berlangsung secara virtual ini turut membahas strategi menjaga pertumbuhan ekonomi dan dukungan pemerintah daerah terhadap program nasional 3 juta rumah.
Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Kendari, Nismawati, hadir dalam rapat yang digelar di ruang Command Center Balai Kota Kendari.
Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dan instansi dalam mengendalikan inflasi. Pemerintah pusat, kata dia, akan menurunkan tim khusus ke daerah dengan tingkat inflasi tinggi untuk mencari tahu penyebabnya, baik dari sisi pasokan maupun distribusi.
“Daerah yang inflasinya tinggi harus segera diintervensi. Kita perlu kerja bersama antara Badan Pangan, Kementerian Perdagangan, Bulog, hingga Kementerian Pertanian,” ujar Tito.
Ia juga mengapresiasi kepala daerah yang sigap mengajak distributor, pelaku usaha, dan organisasi perangkat daerah untuk bersama-sama mencari solusi.
Selain inflasi, rakor juga menyoroti target pertumbuhan ekonomi nasional yang ditetapkan sebesar 5,3 persen pada 2025. Angka tersebut diharapkan meningkat menjadi 6,3 persen pada 2026 dan 8 persen di 2029.
Tito menilai, pemahaman kepala daerah terhadap indikator ekonomi sangat penting untuk perencanaan dan evaluasi pembangunan di wilayah masing-masing.
Rapat turut membahas program pembangunan 3 juta rumah yang menjadi target nasional. Pemerintah pusat mendorong peran aktif pemerintah daerah dalam hal penyediaan lahan, penyusunan regulasi yang mendukung, serta percepatan proses pembangunan.
Pemkot Kendari menyatakan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mendukung agenda strategis nasional tersebut.
Laporan : Hani
Editor : UL
 






