Kendari, Sultrademo.co – Rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) dan Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) se-Kota Kendari telah berakhir hari ini, Kamis (21/11/2024).
Kegiatan yang dimulai sejak Selasa, (19/11) ini membahas mengenai kerja-kerja PTPS dan PKD di lapangan nantinya menjelang hari H pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari serta simulasi penggunaan aplikasi Siwaslih.

Materi yang dibawakan oleh perwakilan dari Bawaslu RI ini banyak membahas mengenai praktek kejadian-kejadian perkara sebelumnya yang pernah terjadi sehingga memberikan gambaran pada para peserta tentang batasan tugas yang bisa dilakukan selama mengawasi jalannya pemungutan suara.
Selain itu, simulasi penggunaan Siwaslih juga dilakukan guna menjadi bekal bagi para PTPS dan PKD agar tidak terjadi kebingungan dalam mengisi laporan pengawasan yang sudah serba berbasis digital.
Ketua Bawaslu Kota Kendari, Sahinudin SH yang menutup kegiatan mengatakan, pentingnya dilakukan pencegahan sejak awal.
“PTPS harus tegas, jadilah pengawas yang memiliki integritas tinggi. Jangan segan menegur kpps jika keliru. Orientasi kita sekarang bagaimana kita mampu menyeselaikan permasalahan yang ada baik itu sebelum dan pada saat pelaksanaan pemungutan suara,” terang Sahinudin.
“Satu yang paling penting, kita harus pastikan TPS yang ada harus ramah terhadap penyandang disabilitas dan memastikan tidak adanya money politik,” sambungnya.
Bawaslu Kota Kendari menutup akhir kegiatan yang berlangsung selama 3 hari ini dengan melakukan post test untuk menguji tingkat pengetahuan PTPS dan PKD dalam mencernah ilmu yang diberikan pada saat bimtek berlangsung.
 






