Kendari, Sultrademo.co – Pasien gagal ginjal di Kota Kendari sebentar lagi tak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit rujukan di luar daerah. RSUD Kota Kendari memastikan seluruh fasilitas layanan cuci darah atau hemodialisa sudah siap beroperasi. Kini, tinggal menunggu lampu hijau dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memulai pelayanan.
Tiga perwakilan Kemenkes telah melakukan verifikasi dan visitasi lapangan untuk memastikan kelayakan fasilitas dan kelengkapan dokumen. Tim ini juga didampingi Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri), organisasi dokter spesialis ginjal dan hipertensi, yang memeriksa aspek teknis serta medis agar sesuai standar pelayanan nasional.
Plt Direktur RSUD Kota Kendari, Juriadi Paddo, menegaskan pihaknya sudah siap mengoperasikan layanan tersebut.
“Untuk HD (hemodialisa) semua sudah siap. Sekarang kita tinggal menunggu rekomendasi resmi dari Kemenkes untuk memulai pelayanan,” ujarnya, Jumat (8/8).
RSUD Kota Kendari saat ini memiliki lima unit mesin cuci darah yang siap digunakan. Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat mempermudah pasien mendapatkan terapi rutin tanpa harus dirujuk ke rumah sakit lain.
“Harapan kami, layanan ini segera bisa dioperasikan sehingga masyarakat, khususnya penderita gagal ginjal di Kota Kendari, bisa mendapatkan terapi cuci darah di sini,” kata Juriadi.
Jika mendapat persetujuan, RSUD Kota Kendari akan menjadi salah satu rumah sakit rujukan utama layanan dialisis di wilayah Sulawesi Tenggara, sekaligus menandai peningkatan signifikan akses pelayanan kesehatan di daerah tersebut.
Laporan : Hani
Editor : UL










