Konawe, Sultrademo.co – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Batch 2 Universitas Halu Oleo (UHO) yang bertugas di Kelurahan Inalahi, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe turut ambil bagian dalam kegiatan posyandu rutin yang digelar di balai kelurahan setempat.
Posyandu yang dilaksanakan setiap tanggal 25 ini menjadi agenda penting bagi masyarakat untuk memantau kesehatan balita, ibu hamil, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya perilaku hidup sehat.
Kegiatan kali ini mendapat dukungan penuh dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) UHO, Sabri, S.E., M.Si., serta dihadiri langsung oleh Lurah Inalahi, Hj. Samsia, S.E. yang selama ini aktif mendorong upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berkolaborasi dengan kader posyandu dan tenaga kesehatan. Mereka membantu proses penimbangan balita, pencatatan data kesehatan, hingga memberikan edukasi sederhana tentang gizi keluarga.
“Melalui kegiatan posyandu ini, kami berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Dengan begitu, tumbuh kembang anak-anak di Kelurahan Inalahi dapat terpantau dengan baik,” ujar salah satu mahasiswa KKN UHO yang menjadi penanggung jawab kegiatan.
Suasana posyandu tampak ramai. Sejumlah ibu hadir bersama balitanya untuk mendapatkan layanan kesehatan. Para kader posyandu menyampaikan apresiasi atas keterlibatan mahasiswa yang dianggap membantu kelancaran kegiatan.
Adapun tim KKN Reguler Batch 2 di Kelurahan Inalahi beranggotakan 14 mahasiswa dari berbagai program studi, mulai dari Pendidikan Dokter, PGSD, Ilmu Lingkungan, Ilmu Hukum, Arsitektur, hingga Ekonomi Pembangunan. Keberagaman latar belakang keilmuan ini memperkaya ide dan program kerja yang dirancang untuk masyarakat.
Kegiatan posyandu rutin menjadi wujud nyata sinergi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat. Selain memperkuat layanan kesehatan dasar, kehadiran mahasiswa juga memberi nilai tambah melalui edukasi dan pendekatan langsung kepada warga.
Dengan cara ini, posyandu di Kelurahan Inalahi bukan hanya menjadi ruang layanan kesehatan, tetapi juga wadah pengabdian mahasiswa yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat.
Laporan: Muhammad Sulhijah










