TPID Kota Kendari Ikuti Rakor Bersama Mendagri Bahas Pengendalian Inflasi Jelang Ramadan 2025

Ketgam : Rakor bersama Mendagri bahas inflasi jelang ramadhan

Kendari, Sultrademo.co – Menjelang bulan suci Ramadan 2025, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kendari mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) secara daring di ruang Command Center Kantor Balai Kota Kendari, Senin (10/2/2025).

Rapat ini bertujuan untuk membahas strategi pengendalian inflasi guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan dan Idul fitri.

Bacaan Lainnya

Asisten II Setda Kota Kendari, Jahudding, mewakili Pj Wali Kota Kendari dalam rakor tersebut.

Dalam pertemuan itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan bahwa pada awal Ramadan tahun lalu, inflasi kelompok makanan, minuman, dan tembakau meningkat sebesar 0,41%. Namun, setelah Lebaran, inflasi kembali mengalami penurunan.

“Biasanya, kelompok yang berkontribusi terbesar terhadap kenaikan inflasi pada bulan Ramadan adalah makanan dan minuman. Sementara pada hari raya Idulfitri, sektor transportasi menjadi faktor utama,” jelas Amalia.

Sejumlah komoditas yang diprediksi berpengaruh terhadap perubahan Indeks Perubahan Harga (IPH) di antaranya bawang merah, daging ayam ras, minyak goreng, dan gula pasir.

Oleh karena itu, pemerintah daerah bersama TPID berupaya memastikan ketersediaan dan distribusi barang tetap stabil guna mengantisipasi lonjakan harga.

Dalam rakor tersebut, berbagai strategi disusun guna memastikan harga bahan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat. TPID menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam menjaga pasokan barang.

Sektor distribusi dan logistik juga menjadi perhatian serius karena berpotensi mengalami gangguan akibat tingginya permintaan pasar selama Ramadan dan Lebaran.

Selain itu, pemerintah daerah diimbau untuk memperkuat pengawasan harga di pasar dan melakukan intervensi jika diperlukan, seperti operasi pasar murah serta kerja sama dengan produsen dan distributor untuk menekan lonjakan harga.

Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan stabilitas ekonomi di Kota Kendari tetap terjaga selama Ramadan 2025, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa terbebani oleh lonjakan harga kebutuhan pokok.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait