UHO Melaksanakan Program PISN bersama Mitra Mustika Budaya di Konsel

Para Narasumber dan Ketua Sanggar Seni Mustika Budaya, Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) memberikan Pelatihan kepada Peserta Sanggar Mustika Budaya Sumber: Dokumentasi Mahasiswa Anggota Tim PISN 2025

Kendari, Sultrademo.co Universitas Halu Oleo (UHO) berhasil meloloskan dua judul penelitian dalam Program Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) Tahun Anggaran 2025 yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains Dan Teknologi, Direktorat Jenderal Riset Dan Pengembangan.

Keberhasilan ini didasarkan pada Keputusan Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Nomor 0857/C3/DT.05.00/2025 yang diumumkan pada 29 September 2025.

Bacaan Lainnya
 

Dua judul yang diusulkan oleh dosen UHO yang berhasil lolos adalah Laxmi dengan judul “Pengembangan Sanggar Seni Mustika Budaya Sebagai Identitas Kebudayaan Jawa Timur di Daerah Perantauan Provinsi Sulawesi Tenggara” dan Ishak Kadir dengan judul “Kreasi Virtual Museum Interaktif: Pengambangan Media Edukasi Promosi Warisan Budaya Muna Museum Bharugano Wuna.”

Salah satu program yang lolos, yakni yang diketuai oleh Laxmi, telah melaksanakan rangkaian kegiatannya. Pada Sabtu (8/11/2025), tim dosen dan mahasiswa, termasuk Muh. Reynaldi Ismail, Rizky Nur Amalia, dan Buyung Febriana, M, sukses menyelenggarakan sosialisasi PISN di lokasi mitra, Desa Mete Upe, Kecamatan Andolo Barat, Kabupaten Konawe Selatan.

Kegiatan yang bertema Pengembangan Sanggar Seni Mustika Budaya Sebagai Identitas Kebudayaan Jawa Timur di Daerah Perantauan Provinsi Sulawesi Tenggara ini dibuka bersama Pimpinan Mitra Wagiran Pryono dan Kepala Desa setempat.

Ketua pengusul, Laxmi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan utama program ini adalah upaya menjaga sekaligus memperkuat eksistensi seni tradisional Jawa Timur di perantauan melalui pengembangan sanggar seni budaya.

”Program ini tidak hanya fokus pada pelestarian kesenian sebagai identitas kultural, tetapi juga mengoptimalkannya sebagai modal seni, ekonomi, dan budaya yang adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujar Laxmi.

Pimpinan Mitra PISN, Wagiran Priyono, turut menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah terpilih sebagai mitra dalam program yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) ini.

Tahapan sosialisasi ini dikuatkan oleh narasumber sekaligus anggota tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), yaitu Dr. Sumiman Udu, M.Hum., Dr. Wa Ode Sifatu., M.Si., dan Dr. Syahrun., M.Hum.

Pemaparan materi dilanjutkan dengan diskusi dan sesi tanya jawab yang diikuti secara antusias oleh sekitar 60 peserta sosialisasi. Peserta yang hadir bersifat partisipatif, terdiri dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari remaja, tokoh budaya, tokoh kemasyarakatan, hingga masyarakat umum di desa tersebut.

Setelah tahapan sosialisasi, program PISN ini akan dilanjutkan dengan serangkaian kegiatan, seperti Pelatihan dan Penerapan Teknologi Inovasi, Pagelaran Seni Mustika Budaya, dan Pendampingan Keberlanjutan Program.

Laporan: Muhammad Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait