Konawe, Sultrademo.co – Viral di Media Sosial (Medsos), perkelahian antar dua pelajar asal SMPN 2 Wonggeduku Kabupaten Konawe, pada selasa 14 Maret 2023 lalu, setelah melalui berbagai mediasi, akhirnya dua pelajar tersebut memilih jalur damai pada Jumat (17/3/2023).
Dua pelajar yang terlibat perkelahian yaitu, Lala (15) asal Desa Wawoone, Kec. Wonggeduku, dan Alan Saputra (12) asal Desa Wowasolo, Kec. Wonggeduku.
Adapun kronologis perkelahian tersebut, berawal pada 14 Maret 2023 setelah Ujian Tengah Semester (UTS), sekira jam 08.30 Wita, kedua siswa tersebut sementara bermain bola, dalam pertandingan itu siswa bernama Alan Saputra menggiring bola, kemudian Lala berusaha mengambil bola, namun, pada saat menendang bola, Alan tidak terima.
Dengan alasan, bahwa Lala menendang kaki Alan. Setelah istirahat bermain bola, teman Alan datang, dia adalah Aidil yang mendatangi Lala dan menyampaikan sesuatu.
“Alan ajak kamu singel (berkelahi),” ungkap Aidil kepada Lala.
Lanjut kronologis, Lala menolak hal tersebut, akan tetapi beberapa teman sekolahnya menguatkan Lala agar mau melakukan perkelahian tersebut, tetapi Lala tetap tidak mau berkelahi.
Ketika hendak pulang sekolah, Lala melihat banyak yang sementara berkumpul di samping sekolah, kemudian datanglah Alan Saputra mengajaknya untuk berkelahi.
Saat itu juga, Lala dan Alan Saputra menuju kebelakang SMPN 2 Wonggeduku dan diikuti oleh teman yang lainnya.
Setelah sampai dibelakang sekolah, Lala dan Alan saling dorong dengan menggunakan badan (baku bodi) dan langsung berkelahi, sedangkan teman yang lainnya hanya menyaksikan dan merekam perekelahian tersebut.
Menanggapi hal tersebut, pihak sekolah SMPN 2 Wonggeduku dalam hal ini sebagai Wakil KS, Sri Hartati,S.Pd dan Bidang kesiswaan Sirman,S.Pd tepatnya pada Rabu 15 Maret 2023 sekira jam 10.00 Wita pihak sekolah SMPN 2 Wonggeduku memanggil para pelaku perkelahian bersama dengan orang tua wali siswa dan mantan Kepala Desa Lipin, untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,
Kedua siswa serta orang tua walinya yang berkelahi sepakat damai dan tidak mempermasalahkan kejadian tersebut, dan kedua anak tersebut sudah masuk sekolah seperti biasa.
Sementara itu, Polsek Wonggeduku juga kembali memediasi permasalahan tersebut, tepatnya pada Jumat 17 Maret 2023 sekira pukul 20.00 Wita.
Dalam pernyelesaian tersebut dihadiri langsung oleh Kapolsek Wonggeduku Ipda Kasibun,S.M, Kepala Sekolah (KS) SMPN 2 Wonggeduku Hairul, S.Pd.,M.Pd, Wakil KS, Sri Hartati, S.Pd, Bidang Kesiswaan Sirman, S.Pdi,
Kades Anggoro Asniwati Nur Polingai, Kades Wowasolo Yono. S.Sos, Orang Tua wali, Jafar (Om Lala), Ikman (Om Alan Saputra) serta siswa yang terlibat perkelahian, Alan Saputra dan Lala.
Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak yang terlibat dan kedua orang tua wali sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan dan sepakat tidak dilajutkan secara hukum.
Sebagai bukti, telah dibuatkan surat pernyataan agar permasalahan tersebut tidak dilanjutkan secara hukum, yang kemudian pernyataan di tanda tangani kedua bela pihak, juga disaksikan oleh pihak sekolah dan diketahui oleh Kades Anggoro juga Kades Wowasolo Kec. Wonggeduku Kab. Konawe.
Kegiatan mediasi dan penyelesaian perkelahian tersebut berakhir pada 21.00 Wita, dengan situasi relatif kondusif.
Penulis : Jumardin
 






