Wakil Bupati Konawe, Pimpin Evaluasi Kinerja OPD dan Camat di Kecamatan Latoma

Konawe, Sultrademo.co  Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, S.E., M.Si., memimpin langsung evaluasi kinerja Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para camat se-Kabupaten Konawe. Kegiatan ini dipusatkan di Desa Ambekairi Utama, Kecamatan Latoma, dengan dihadiri 28 camat, seluruh kepala OPD lingkup Pemkab Konawe, serta perwakilan masyarakat dari dua desa sekitar lokasi acara.Sabtu (13/9/2025), 

Dalam sambutannya, Syamsul menegaskan bahwa evaluasi bukan sekadar menilai laporan kerja, melainkan wujud komitmen dalam mewujudkan Konawe Bersahaja.

Bacaan Lainnya
 

“Evaluasi ini bukan hanya menilai laporan, tetapi bagian dari tekad kita membangun Konawe Bersahaja. Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung sarannya, dan memastikan setiap program memberi manfaat nyata,” tegasnya.

Dalam suasana penuh keakraban, ia berdialog langsung dengan warga yang menyampaikan masukan seputar infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan potensi desa di bidang pertanian dan UMKM. Kehadiran orang nomor dua di Konawe itu pun mendapat sambutan hangat, menumbuhkan rasa percaya masyarakat terhadap pemerintah.

Syamsul Ibrahim, juga menyinggung capaian pembangunan daerah. Ia menyebut daya serap anggaran telah mencapai 50 persen dan PAD Konawe sudah memenuhi target. Namun, ia mengingatkan masih ada wilayah yang membutuhkan perhatian khusus.

“Ini bukan soal daerah tertinggal, tetapi soal kebersamaan. Semua OPD dan camat harus melihat Konawe secara menyeluruh, bukan parsial,” tegasnya.

Dalam sesi tanya jawab, Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim, memberi kesempatan kepada kepala OPD menyampaikan capaian sekaligus kendala. Beberapa momen penting sempat terjadi:

Kepala Dinas Pendidikan ditanya soal pemerataan guru di pedalaman. Ia mengakui distribusi guru terkendala sarana, namun tengah diupayakan solusi berbasis program afirmasi tenaga kontrak. Syamsul meminta langkah itu dipercepat.

Kepala Dinas Kesehatan melaporkan capaian Posyandu terpadu. Syamsul Ibrahim, menimpali dengan menekankan pentingnya ketersediaan obat-obatan di Puskesmas.

“Saya minta jangan ada lagi warga yang mengeluh kekurangan obat. Minimal kebutuhan dasar harus terjamin,” ujar Wabub 

Sekretaris DPRD Konawe yang turut hadir memberi laporan strategis, bahkan sempat mencairkan suasana dengan humor ringan.

Sekretaris Daerah Konawe, Dr. Ferdinand, S.P., M.H., menyoroti kasus penyalahgunaan dana UMKM. Ia meminta Camat Uepai menegur sekaligus memastikan pengembalian dana oleh kepala desa bermasalah sebelum masuk ranah hukum.

“Saya minta Inspektorat harus turun langsung melakukan pengawasan,” tegas Ferdinand.

Sementara itu, Kepala Desa Ambekairi Utama, Bahrun Tyma, S.Pd., menyampaikan keluhan warganya terkait perbaikan jalan desa dan dukungan untuk pengembangan ternak sapi.

 “Sudah 80 tahun Indonesia merdeka, tapi kami belum menikmati jalan yang bagus,” ungkapnya penuh harap.

Evaluasi berlangsung hingga malam hari sekitar pukul 21.00 WITA. Absennya Kepala Bagian Pembangunan menjadi catatan tersendiri bagi Wakil Bupati. Turut hadir pula Kapolsek Latoma, Iptu Asmuddin, S.Sos., bersama Babinsa Kecamatan Latoma, Serda Jufri Routa, yang memastikan keamanan kegiatan.

Acara ditutup dengan tarian lulo khas Sulawesi Tenggara yang diikuti para kepala OPD, menghadirkan suasana penuh kebersamaan.

Camat Latoma, Irwanudin Sadaoda, S.IP., dalam kesempatan itu mengungkap persoalan tapal batas ribuan hektare lahan di Latoma dan Asinua yang dipatok kabupaten tetangga. Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah serius.

“Persoalan tapal batas ini bukan hanya soal wilayah, tapi juga menyangkut keberlangsungan hak masyarakat kami,” tegasnya.

Dengan demikian, kegiatan evaluasi kinerja OPD dan camat di Latoma tak hanya menjadi forum kerja, tetapi juga ruang konsolidasi, penguatan disiplin, serta wadah untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat menuju terwujudnya Konawe Bersahaja.

laporan -Jumardin

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait