AMAN Center Duga Ada Aktor Intelektual Pembakar Replika Pocong Ali Mazi

  • Whatsapp

Kendari, sultrademo.co – Direktur AMAN Center, Laode Rahmat Apiti mengungkapkan temuan pihaknya terkait insiden pembakaran replika pocong Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi pada aksi penolakan TKA beberapa waktu lalu.

Menurut La Ode Rahmat insiden tersebut bukanlah aksi spontanitas dari mahasiswa pengunjukrasa. Namun aksi itu didesain dan didalangi oleh sekelompok elit politik yang menginginkan adanya kerusuhan di Sultra.

Bacaan Lainnya

“Target mereka adalah kerusuhan massal. Isu penolakan TKA dan pembakaran replika pocong gubernur menjadi pintu masuk mereka untuk mewujudkan niat jahatnya” Terang La Ode Rahmat dalam rilis pers yang diterima sultrademo.co, Selasa (30/06/2020).

Dari penelusuran Tim AMAN Center, terungkap ada dua orang yang menjadi aktor intelektual, mengendalikan, dan mendanai aksi pembakaran replika pocong bertuliskan Ali Mazi. Namun La Ode Rahmat enggan menyebutkan nama yang diduga jadi aktor intelektual insiden tersebut.

Sumber AMAN Center, salah seorang teman dari pelaku pembakaran, mengungkapkan bahwa mereka didanai oleh dua oknum tersebut. Foto dan rekaman komunikasi antara aktor intelektual dengan para pelaku sudah dimiliki oleh Tim AMAN Center.

Pria yang akrab disapa Odet ini berharap aparat kepolisian juga segera mendalami dan menangkap aktor intelektual dari insiden tersebut.

“Jangan hanya menangkap aktor di lapangan, tapi juga aktor intelektualnya. Ini kejahatan yang didesain elit politik, dan cara-cara seperti ini berbahaya bagi keutuhan masyarakat Sultra” Pungkasnya.

Pos terkait