Kendari, Sultrademo.co – Pihak Basarnas Kendari kembali mengadakan kegiatan sosialisasi sistem deteksi dini tentang penyelamatan manusia dengan memanfaatkan teknologi yang ada saat ini.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Direktur Sistem Komunikasi Brigjend (TNI) Widjang Pranjoto dan dihadiri oleh Walikota Kendari, Ketua DPRD Kota Kendari, Unsur pimpinan TNI/Polri, Instansi terkait dan perwakilan perusahaan kapal.

Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk mensinergikan dan menyamakan persepsi dalam pelaksanaan Operasi SAR saat terjadi bencana maupun kecelakaan, meningkatkan kualitas dan kompetensi para potensi SAR agar selalu siap dalam mendukung Operasi SAR serta utk memberikan gambaran tentang sistem deteksi dini yg dimiliki dan dikelola oleh Basarnas.

Mengawali acara, Widjang Pranjoto mengajak semua komponen yang mempunyai dan atau mengoperasikan radio beacon agar meregistrasikan radio beacon yang dimiliki ke Basarnas.

“Karena dengan meregistrasikan Radio beacon yang dimiliki secara tidak langsung telah berkontribusi dalam peningkatan respons time Basarnas dan bisa berdampak pada meningkatnya jumlah korban yang dapat diselamatkan saat terjadi kecelakaan,” terangnya.(Senin,14/09/2020).

Lanjut katanya, untuk kegiatan latihan SAR pihaknya akan mengkoordinasikan porsenil atau instansi terkait baik dari SAR kemudian dari Kepolisian, Dinas perhubungan laut,Perwakilan Daerah, TNI dan Polri yang apabila ada operasi SAR bisa berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Penegakan Hukum dan Aturan Tegas untuk Pilkada 2020 Berjalan Aman Tanpa Kerumunan

“Dengan koordinasi yang baik maka diharapkan penyelamatan nyawa manusia jadi semakin cepat dan tidak menimbulkan korban,” jelasnya.

Widjang Pranjoto juga mengingatkan di masa Pandemi Covid-19 ini untuk tetap disiplin dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dan tetap menjaga jarak dalam berinteraksi.

Untuk diketahui, Kegiatan ini diikuti oleh 53 peserta yang terdiri dari instansi Pemerintah Daerah dan Swasta. Sedang untuk kegiatan latihan SAR daerah yang berlangsung mulai dari tanggal 14-15 September 2020, diikuti 45 orang peserta yang terdiri dari instansi terkait dan pihak perusahaan kapal. Sementara pelaksanaan kegiatan ini telah mendapat rekomendasi dari pihak Satgas Covid-19 Provinsi Sulawesi Tenggara dan tetap mengikuti prosedur kesehatan Covid-19, salah satunya dengan mengadakan tes rapid terhadap seluruh peserta sosialisasi dan Latihan SAR Daerah, para tamu undangan, panitia hingga petugas hotel yg melakukan kontak dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Laporan : Hani
Editor : AK

Komentar