Berdebu, Warga Wanggu Tutup Jalan

  • Whatsapp
Warga Wanggu Kendari Memblokir Jalanan yang Berdebu. (sultrademo.co/irvan)

Kendari, Sultrademo.co- Jalan Haji Lamuse Kelurahan Wanggu atau lebih dikenal oleh masyarakat dengan sebutan daerah Kali Wanggu, Kecamatan Baruga saat ini sedang dalam pengerjaan peningkatan badan jalan baik yang dari Arah Jl. Jenderal Ahmad Yani menuju arah kampus maupun sebaliknya.

Dua minggu terakhir ini, pengerjaan jalan tersebut sedikit meresahkan dan menyusahkan masyarakat sekitar, pasalnya pihak kontraktor tidak melakukan penyiraman, akibatnya masyarakat setiap hari harus menghirup debu, tidak hanya di luar, debu bahkan masuk dalam rumah.

Bacaan Lainnya

Kata Zul, warga sekitar, tidak ada pilihan lain kecuali menutup akses jalan. Mestinya, lanjut dia, pengerjaan jalan seperti itu harus ada penyiraman jalan minimal dua kali seminggu.

“Saya tidak sendiri dalam melakukan aksi saya bersama Forum Pemerhati Masyarakat dan Pedagang Wanggu menuntut kepada Pemerintah Daerah Sulawesi Tenggara untuk segera memerintahkan kepada kontraktor proyek untuk melakukan penyiraman dan penuntasan pekerjaan secepatnya. Serta Dinas Sumber Daya Air Dan Bina Marga untuk menekan Kontraktor CV. Heldawati guna menyelesaikan pekerjaannya,” pintanya. Senin 14/10.

Sementara itu, Pengawas lapangan pekerjaan tersebut menjelaskan tidak adanya penyiraman jalan sepekan terakhir ini karena kreser trouble

“Kami tidak melakukan penyiraman karena kreser trouble dan secepatnya kami lakukan penyiraman. Baru seminggu menurut hitungan saya tidak melakukan penyiraman. Dan anggota yang saya sudah arahkan untuk menyiramnya. Saya hanya sebagai pengawas pak di sini,” ujar Santo dihubungi via telepon.

Laporan : Irvan
Editor : AK

Pos terkait