Konawe, Sultrademo.co – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang modern, produktif, dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan pengelolaan sampah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Desa Lahotutu, Kecamatan Wonggeduku Barat, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW), Balai Wilayah Sungai (BWS), jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Konawe, pemerintah kecamatan dan desa, tokoh masyarakat, kelompok pengelola sampah, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Yusran menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Konawe.
Secara khusus, ia memberikan penghargaan kepada Aswan yang dinilai berhasil menjadi pelopor pengelolaan sampah melalui pengembangan bank sampah hingga mampu mengubah limbah menjadi produk bernilai ekonomi.
Menurut Yusran, inovasi tersebut membuktikan bahwa sampah bukan sekadar limbah yang harus dibuang, melainkan sumber daya yang memiliki nilai tambah apabila dikelola secara kreatif, inovatif, dan berkelanjutan.
“Pengelolaan sampah yang baik tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mampu membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menciptakan ekonomi sirkular yang memberikan manfaat bagi banyak orang,” ujarnya.
Ia mengatakan, pengelolaan sampah kini menjadi salah satu tantangan besar pemerintah daerah, terutama setelah diterapkannya kebijakan pemerintah pusat yang melarang praktik open dumping di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Karena itu, menurutnya, diperlukan perubahan pola pikir masyarakat agar pengelolaan sampah dimulai sejak dari sumbernya, khususnya rumah tangga.
Bupati menilai keberhasilan pengelolaan sampah hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, dunia usaha hingga masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Konawe berkomitmen untuk terus mendukung dan membina pelaku-pelaku pengelolaan sampah yang inovatif melalui sinergi dengan seluruh pihak. Keberhasilan menciptakan lingkungan yang bersih merupakan langkah penting menuju perolehan Penghargaan Adipura yang hanya dapat diwujudkan melalui kedisiplinan, kepedulian, dan partisipasi aktif masyarakat,” katanya.
Yusran juga berharap semakin banyak generasi muda yang terinspirasi mengikuti jejak para pelaku usaha pengelolaan sampah, sehingga lahir inovator-inovator baru yang mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan.
Menurutnya, pengelolaan sampah yang berorientasi pada ekonomi masyarakat merupakan salah satu strategi penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Konawe.
Pada kesempatan itu, Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW), serta Balai Wilayah Sungai (BWS) yang selama ini memberikan pendampingan dan dukungan terhadap pengembangan TPS 3R di Kabupaten Konawe.
Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus terus diperkuat agar sistem pengelolaan sampah di Konawe semakin modern, produktif, dan berkelanjutan.
Mengakhiri sambutannya, Yusran mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai penguat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.
Ia berharap budaya mengelola sampah sejak dari sumbernya semakin tumbuh di tengah masyarakat sehingga tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan sampah yang bernilai ekonomi.
“Dengan semangat kebersamaan, kita optimistis Kabupaten Konawe mampu mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi daerah yang semakin siap meraih Penghargaan Adipura di masa mendatang,” tutupnya.






