Konawe Selatan, Sultrademo.co – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) resmi menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe Selatan.
Dokumen rancangan anggaran tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, dalam Rapat Paripurna DPRD Konsel yang digelar di Aula Kantor DPRD Konawe Selatan, Senin (3/8/2026).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Konawe Selatan, Hamrin, didampingi Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II. Sebanyak 22 dari 35 anggota DPRD hadir dalam rapat tersebut. Turut hadir jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator lingkup Pemkab Konsel, serta unsur Forkopimda dan insan pers.
Dalam pidatonya, Irham Kalenggo menyampaikan bahwa penyusunan Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Konawe Selatan 2027 yang mengusung tema “Penguatan Kualitas Sumber Daya Manusia, Pemenuhan Infrastruktur Dasar dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Lingkungan yang Berkelanjutan serta Mendorong Tata Kelola Pemerintahan yang Akuntabel.”
Menurutnya, tema tersebut merupakan penjabaran dari visi pembangunan Konawe Selatan menuju daerah yang sehat, cerdas, dan sejahtera.
Irham mengatakan, tahun 2027 diperkirakan masih diwarnai berbagai tantangan, mulai dari ketidakpastian ekonomi global, dinamika geopolitik, hingga perubahan iklim yang berdampak pada sektor pertanian. Di sisi lain, kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik yang berkualitas juga terus meningkat.
“Karena itu, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dituntut menghadirkan kebijakan fiskal yang adaptif, responsif, dan inovatif agar mampu menjawab berbagai tantangan tersebut,” ujarnya.
Ia menjelaskan, arah kebijakan fiskal daerah pada 2027 difokuskan pada tiga prioritas utama, yakni memperkuat kapasitas fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan tata kelola perpajakan tanpa membebani masyarakat, meningkatkan kualitas belanja daerah agar lebih produktif dan tepat sasaran, serta memperkuat pembiayaan pembangunan melalui kebijakan yang sehat, terukur, dan berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, Irham juga mengungkapkan proyeksi postur APBD Konawe Selatan Tahun Anggaran 2027.
Pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp1.493.288.597.069, meningkat sekitar 1,85 persen atau Rp27,10 miliar dibandingkan APBD Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp1.466.185.093.206. Kenaikan tersebut didorong oleh meningkatnya pendapatan transfer antar daerah.
Sementara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp1.688.650.500.905, atau naik 13,16 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan belanja tersebut, kata Irham, sebagian besar dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jaringan jalan dan irigasi dengan nilai sekitar Rp197,78 miliar.
Adapun penerimaan pembiayaan daerah diproyeksikan sebesar Rp236.333.581.284,84, yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp38,55 miliar serta rencana pinjaman daerah kepada Bank Sultra senilai Rp197,78 miliar.
Irham menegaskan bahwa rencana pinjaman tersebut sepenuhnya akan digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur strategis yang produktif dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah.
“Dana pinjaman ini tidak digunakan untuk belanja rutin, tetapi difokuskan pada pembangunan infrastruktur strategis yang memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat Konawe Selatan,” tegasnya.
Dengan struktur tersebut, total postur RAPBD Kabupaten Konawe Selatan Tahun Anggaran 2027 diproyeksikan mencapai Rp1.729.622.178.353, atau meningkat sekitar 12,81 persen dibandingkan APBD Tahun Anggaran 2026.
Menutup penyampaian nota pengantar, Irham Kalenggo mengajak DPRD dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam pembahasan Rancangan KUA-PPAS 2027. Ia berharap proses pembahasan antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD dapat berjalan lancar, objektif, serta menghasilkan kebijakan anggaran yang berpihak pada kepentingan masyarakat Konawe Selatan.






