Data KSR PMI UHO, Korban Luka saat Unras Capai 67 Orang

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Demonstrasi atau aksi unjuk rasa (unras) yang dilakukan oleh ribuan mahasiswa di kantor DPRD Sultra menimbulkan korban.

Hal itu bermula ketika massa aksi memaksa masuk ke gedung DPRD, hingga pihak kepolisian terpaksa menembakkan gas air mata. Aksi saling lempar dan menyerang pun terjadi antara keduanya, hingga akhirnya menyisakan banyak korban terluka, patah berat bahkan terbunuh.

Bacaan Lainnya

Beberapa meter dari pusat demonstrasi, sejumlah relawan kemanusiaan yang tergabung dalam Korps Suka Rela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Universitas Haluoleo bersiaga di lokasi demonstrasi, guna memberikan pertolongan kepada mahasiswa yang menggelar aksi di kantor DPRD Sultra.

Abdul Abidu selaku koordinator mengatakan, pihaknya mengerahkan sebanyak 18 orang untuk mengawal aksi demonstrasi tersebut.

“Hal ini kami lakukan karena khawatir jika nanti ada peserta yang cedera kami yang siaga disini akan membantu, misalnya kalau ada yang terluka maka langsung diberi pertolongan pertama dan apabila mengalami luka serius kami rujuk ke RS terdekat,” katanya.

Data terupdate, korban yang sempat ditangani pihaknya kurang lebih 67 orang. Diantaranya1 orang kritis, 3 orang bocor bagian kepala, 1 orang patah lengan bagian bawah, 3 orang pingsan, 1 orang cedera lengan kiri, 1 orang cedera bagian dada kiri, 21 orang sesak nafas dan 35 orang luka ringan pada bagian wajah, kaki dan tangan, selebihnya penanganan terhadap korban gas air mata.

“Semoga korban tidak bertambah lagi,” pungkasnya. Kamis 26/9.

Laporan : IS/Ilf
Editor : Anggun

  • Whatsapp

Pos terkait