Diduga Main Serong, Oknum PNS di Buteng Dilaporkan Ke Polisi

Buton Tengah, Sultrademo.co – Oknum Pegawai Negri Sipil (PNS) di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) dilaporkan ke polisi karena diduga berlingkuh dengan perempuan yang telah bersuami.

Sang Suami MS melaporkan istrinya IW dan oknum PNS tersebut ke Polsek Gu pada Kamis (13/01/2022).

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, asmara terlarang keduanya tersebut terungkap saat MS mendapati istrinya sedang berkomunikasi dengan oknum PNS itu melalui aplikasi WhatsApp.

“Pada saat istri saya mau ke pasar, saya langsung meminta HP-nya dengan alasan mau memperbaiki HP lainnya. Jadi saya meminjam HP miliknya. Disitu saya langsung mengambil nomor HP oknum PNS tersebut, menggunakan salah satu aplikasi untuk mengetahui nama Oknum PNS itu,” cerita MS, suami IW saat dihubungi sejumlah awak media.

Lanjut, setelah istrinya pulang dari pasar Ia langsung menanyakan ada hubungan apa antara oknum PNS itu dengan dirinya (sang istri).

Namun istrinya mengaku kalau Ia dan oknum PNS tersebut hanya sebatas rekan kerja di sekolah. Sang istri adalah guru yang berstatus magang di tempat oknum PNS mengajar.

“Tapi, informasi dari luar yang saya dapat, mereka sudah jalan sejak Februari 2021,” bebernya.

Jelang beberapa hari kemudian, MS mendapati istrinya kerap keluar malam hingga subuh.

Karena telah curiga sedari awal, kemudian MS menanyakan kembali istri sudah sejauh mana hubungannya dengan oknum PNS tersebut.

Tak tahan selalu di tanyai, IW akhirnya bercerita kepada sang suami.

“Disitulah istri saya mengaku, kalau dia telah menjalani hubungan yang lebih serius bersama oknum PNS itu. Selama ini juga telah melakukan hubungan badan sebanyak lima kali,” katanya.

Mengetahui hal tersebut, MS langsung memanggil oknum PNS bersama istrinya untuk melakukan pertemuan di rumah salah satu tokoh masyarakat.

Dalam pertemuan itu turut hadir keluarga dari kedua belah pihak. Di sana keduanya akhirnya mengakui perbuatan mereka dihadapan semua keluarga mereka.

“Dihadapan seluruh keluarga dan di depan (Pak) imam keduanya mengakui telah berhubungan,” jelas MS.

Sementara itu, kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Buton Tengah (Buteng) Abdullah saat dikonfirmasi mengatakan akan memproses oknum PNS yang bersangkutan sesuai aturan yang berlaku.

“Saat ini kan sudah dilaporkan ke Polsek. Nanti kita menunggu dari sana (Polsek), kemudian baru kita proses sesuai peraturan perundang-undangan,” pungkas Abdullah

Laporan : Irfan’s

Pos terkait