Kendari, Sultrademo.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari mengungkapkan, saat ini jumlah pasien yang masih dirawat di Rumah Sakit (RS) di Kendari tersisa 54 orang.
Angka itu ikut berpengaruh dengan menurunya keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR).
Kepala Dinkes Kendari, drg Rahminingrum, mengatakan menurunya keterisian tempat tidur untuk pasien Covid-19 di beberapa RS di Kendari karena dipengaruhi kasus baru yang ikut menurun.
“Trend kasus aktif lebih banyak yang menunjukan kesembuhan,” ungkap Rahminingrum, Jumat, (11/03/2022).
Wanita berhijab ini menuturkan, saat awal munculnya gelombang ke tiga varian baru covid-19 di awal Gebruari, pihaknya pernah merawat pasien sebanyak 80 pasien dengan tingkat keterisian tempat tidur sebanyak 25 persen bahkan mencapai angka 30 persen.
“Tapi Alhamdulillah presentasenya saat ini mencapai 18% dari 306 tempat tidur yang tersedia,” ujarnya.
Adapun 54 pasien yang sata ini masih dirawat, tersebar di lima rumah sakit. Diantaranya, Rumah Sakit Bahteramas 30 orang, RSUD Kota Kendari 17, RS Ismoyo satu orang, RS Jiwa lima orang, dan RS Hermina satu orang.
“Yang dirawat di rumah sakit itu warga Kota Kendari 15 orang sedangkan 39 orang lainnya warga dari luar Kota Kendari,” beber Rahminingrum.
Untuk diketahui data satuan tugas kewaspadaan Covid-19 Kota Kendari, per tanggal 10 Maret 2021, total kasus sebanyak 1.826 dengan rincian 1.676 dinyatakan sembuh, 148 kasus aktif dan dua kasus meninggal. Dari jumlah kasus yang ada, 54 diantaranya menjalani perawatan, 113 isolasi mandiri, dan 7 orang isolasi terpusat.
Laporan : Hani
Editor : UL
 






