Gerakan Konsorsium Tamalaki, HMI dan IAIN Kendari Konsisten Tolak TKA China Gelombang III

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Aksi demonstrasi Taman Pemuda Tolaki (Tamalaki) kembali menyuarakan penolakan kedatangan ratusan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok gelombang ketiga bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri ( IAIN) dan masyarakat Kecamatan Ranomeeto pada selasa malam (14/7/2020).

Aksi penolakan ini terjadi karena TKA masuk ke Sultra meski pandemi Corona Virus desease 2019 (Covid-19) belum berakhir. Para TKA tersebut akan bekerja di PT. Virtue Dragon Nickel Industri (VDNI dan PT. Obsidian Stainless Steel (OSS). Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi penolakan tersebut diawali di gerbang perbatasan Kota Kendari – Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Kemudian, massa aksi bergerak menuju gerbang masuk Bandara Haluoleo (Ambaipua).

Bacaan Lainnya

Ketua Tamalaki Sultra, Alfian Anas menegaskan, bahwa organisasi yang dipimpinnya itu bersama berbagai lembaga kemahasiswaan, kepemudaan dan masyarakat tetap konsisten menolak kedatangan TKA di Sultra. Apalagi, kondisi saat ini masih dalam pandemi Covid-19.

“Kami turun bersama rakyat masih konsisten menolak datangnya TKA,” tegas Alfian Anas.

Alfian menyarankan pemerintah pusat, agar selama masa pandemi Covid-19, melalui kewenangannya, agar ditunda dulu kedatangan TKA sampai rakyat bisa benar-benar hidup normal.

“Karena pada dasarnya Tamalaki Sultra tak menolak investasi. Penolakan terhadap kedatangan TKA Selasa pandemi Covid-19 merupakan bentuk kepedulian dan rasa sayang mereka terhadap seluruh masyarakat Bumi Anoa,”ujarnya.

“Kami lebih sayang keluarga kami dari pada sebuah investasi,” tambah Alfian

Laporan : Ilfa
Editor : MA

Pos terkait