Jakarta, Sultrademo.co – Pihak kepolisian mengungkap hasil autopsi sementara terkait kasus meninggalnya seorang wartawan media online berinisial SW (32) yang ditemukan tak bernyawa di sebuah kamar Hotel D’Paragon, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Jumat malam (4/4).
Dikutip dari cnnindonesia.com, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan medis awal menunjukkan adanya indikasi infeksi pada organ paru-paru korban.
“Temuan sementara menunjukkan kemungkinan adanya infeksi paru, yang diduga mengarah ke penyakit TBC,” ujar Ade dalam keterangan resminya yang diterima media, Minggu (6/4).
Indikasi tersebut didasarkan pada temuan perlengketan hebat antara paru-paru bagian kanan dengan dinding dada serta adanya penumpukan cairan di hampir seluruh organ tubuh korban. Selain itu, luka lecet pada bagian bibir diduga akibat benturan saat korban terjatuh. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik seperti jeratan atau sayatan.
Ade menambahkan, untuk memastikan penyebab pasti kematian, pihaknya masih menunggu hasil lanjutan dari pemeriksaan toksikologi dan histopatologi.
Dari hasil rekaman CCTV hotel, diketahui bahwa korban terakhir kali terlihat bersama seorang saksi berinisial V pada Kamis (3/4) pukul 18.50 WIB. Sejak saat itu hingga ditemukan tewas, tidak ada orang lain yang memasuki atau meninggalkan kamar korban.
Hingga saat ini, pihak kepolisian telah memeriksa tiga orang saksi guna mendalami penyebab kematian SW. Proses penyelidikan masih berlangsung dan polisi menegaskan akan mengungkap secara transparan hasil akhir pemeriksaan medis dan forensik.
Sumber : cnnindonesia.com
Laporan: Arini Triana Suci R
 






