Inspektorat Kota Kendari Gelar Sosialisasi FGD Saber Pungli Di Kecamatan Kendari Dan Poasia

Kendari, Sultrademo.co – Inspektorat Kota Kendari gelar sosialisasi Focus Group Discussion (FGD) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) oleh Tim Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPP) yang berlangsung di Kecamatan Kendari dan kecamatan Poasia, Rabu (23/12/2020).

Turut hadir dalam kegiatan yang belangsung Camat Kendari, Pokja Polres kendari, Irban I, Irban III, serta petugas pendamping PKH.

Bacaan Lainnya
 
 
 

Inspektur Pembantu (irban) I Ridha Nappu mengatakan, kegiatan sosialisasi ini di anggap penting untuk dilaksanakan sebab kegiatan ini digelar dalam rangka penertiban bantuan sosial masyarakat dikelurahan.

“Kita menginginkan semua bentuk bantuan sosial terhadap masyarakat bisa sampai pada titik sasaran, dengan menjalankan prosedur dan ketetapan yang berlaku,”Ujarnya.

Lebih lanjut dia menghimbau kepada seluruh pendamping Penerima Keluarga Harapan (PKH) untuk melakukan penginputan data keluarga penerima manfaat tersebut dengan sebaik-baiknya untuk menghindari sesuatu yang tidak di inginkan.

“Untuk pendamping PKH sebaiknya data penerima bantuan sosial tersebut di koordinasikan kepada lurah setempat untuk penginputan data,”ujarnya.

Ridha Nappu juga mengimbau kepada seluruh petugas untuk bekerja sebaik-baiknya sehingga program bantuan sosial kepada masyarakat dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan.

Sementara Irban Investigasi Mulyadi mengatakan, kehadiran tim saber pungli sebagai pemberantas pungutan liar secara efektif dan efisien.

“Tim saber pungli di bentuk berdasarkan Perpres 87 Tahun 2016 tentang satgas Saber Pungli. Kehadiran kami juga disini memberi pemahaman tentang saber pungli itu sendiri, serta tindakan-tindakan yang melanggar aturan,”ungkapnya.

Laporan : Hani
Editor : MA

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait